Akademia

Dugaan Pungli SMPN 1 Lemahabang, Sidak Saber Pungli Belum Jelas

adminsigiku.com
×

Dugaan Pungli SMPN 1 Lemahabang, Sidak Saber Pungli Belum Jelas

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Heryawan Azizi

Koran SINAR PAGI, Karawang,- Mencuatnya kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan pihak SMPN 1 Lemahabang, Kabupaten Karawang, pungutan Sebesar Rp.720.000, berdalih sumbangan untuk menunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). yang dipatok pihak sekolah kepada Siswa Kelas IX.

Pasca dilaporkanya dugaan Pungli tersebut kepada Saber Pungli Karawang,

Sekertaris Saber Pungli,H.Sujana yang juga Kepala Kesbang Linmas, Ketika dihubungi Koran SP menyebutkan sudah dilakukan Inspeksi Mendadak(Sidak) pihaknya ke SMPN 1.

“Pihak Kami sudah lakukan Sidak untuk menindaklanjuti pengaduan, Minggu lalu ke SMPN 1 Lemahabang. Baru sebatas klarifikasi dan pengumpulan bahan keterangan dan meminta data Musyawarah Komite, namun sejauh ini Saya belum.mengetahui perkembangan selanjutnya, Coba konfirmasi ke Pak Joko Suwito” Papar Sujana.

Disinggung perihal tindakan yang dilakukan Pihak Sekolah yang memungut Biaya UNBK Kepada Siswa, apakah termasuk Pungli atau Bukan? H.Sujana enggan menjawab.

Penanganan yang terkesan lamban dan tidak ada kejelasan itu membuat gerah pegiat anti korupsi BPN- ICI, Marwan Alihasan, sebagai pelapor.

Marwan menegaskan, sejak laporan sampaikan kepada Saber pungli Dua Pekan lalu, Pihanya mengaku belum dapat info lanjut perkembanganya.

“Sejak Kami sampaikan laporan Dugaan Pungli tersebut tertanggal 13/11, hingga saat ini belum ada konfirmasi dari tim Saber. Padahal katanya Tim Saber sudah langsung turun kw SMPN 1.

Anehnya belum ada penjelasan hasilnya. Harusnya ada kejelasan. Aturan Hukumnya kan sudah jelas untuk WAJAR DIKDAS 9 Tahun tidak ada pungutan alias Gratis. Sementara Bantuan Operasional Sekolah(BOS) sejak Tahun 2018 ada penambahan, BOS Apirmasi dan Kinerja” Tandas Marwan.

Sementara itu Ketua Komite SMPN1 Lemahabang, H.Ojang melalui pesan whatsApp nya tidak menampik adanya Pungutan tersebut.

“Memang pihak Sekolah dan Komite meminta bantuan Kepada Orang Tua untuk keperluan UNBK. Tidak ada niat Kami lakukan Pungli. Ini semata untuk kepentingan dan kemajuan Pendidikan Siswa” Cetus H.Ojang