Pewarta : Arief
Kabupaten Sukabumi – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengapresiasi berbagai capaian yang diraih Institut Al Masthuriyah Sukabumi, mulai dari keberhasilan mewisuda 143 sarjana hingga transformasi kelembagaan dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Masthuriyah menjadi Institut Al Masthuriyah Sukabumi.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Wisuda dan Dies Natalis ke-44 Institut Al Masthuriyah Sukabumi di Auditorium Al Masthuriyah, Kecamatan Cisaat, Senin (22/6/2026).
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih Institut Al Masthuriyah. Ini merupakan bukti komitmen lembaga dalam memajukan pendidikan dan mencetak generasi unggul,” ujar Ade Suryaman.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal pengabdian para lulusan kepada masyarakat. Karena itu, para sarjana diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan nilai-nilai keagamaan.
“Jadilah sarjana yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan agama, daerah, bangsa, dan negara dengan mengedepankan amanah serta integritas,” tegasnya.
Terkait perubahan status dari STAI menjadi Institut Al Masthuriyah Sukabumi, Ade menilai langkah tersebut sebagai tonggak penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Sukabumi. Transformasi itu dinilai mencerminkan komitmen kuat yayasan dan civitas akademika untuk meningkatkan kualitas kelembagaan, akademik, dan daya saing institusi.
Menurutnya, Institut Al Masthuriyah ke depan diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan sebagai pusat pembentukan kecerdasan sosial, ekonomi, dan keagamaan yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendukung penuh upaya kampus dalam mencetak lulusan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memiliki akhlakul karimah dan landasan keagamaan yang kuat,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Institut Al Masthuriyah Sukabumi, H. Abubakar Sidik, menjelaskan bahwa perubahan status kelembagaan menjadi institut resmi berlaku sejak tahun 2025. Saat ini, Institut Al Masthuriyah memiliki tiga fakultas dengan tujuh program studi yang terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat.
Pada wisuda tahun ini, sebanyak 143 mahasiswa dinyatakan lulus, terdiri atas 23 lulusan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, 20 lulusan Hukum Ekonomi Syariah, serta 100 lulusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Menariknya, sekitar separuh lulusan Program Studi PAI merupakan guru Madrasah Diniyah yang telah berkontribusi langsung dalam penguatan pendidikan keagamaan di masyarakat.
Dengan transformasi kelembagaan dan peningkatan kualitas akademik yang terus dilakukan, Institut Al Masthuriyah Sukabumi diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pendidikan tinggi Islam yang mampu melahirkan sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah serta kemajuan umat.

