Pewarta : Anis M, SE.
Koran SINAR PAGI, Depok,- Di era reformasi ini seharusnya hubungan Media Masa dengan Pemerintah selalu bergandeng tangan di dalam suatu pembangunan.
Panitia Semarak Hari Pers Nasional (HPN) Kota Depok,yang terdiri dari semua Organisasi Profesi Wartawan dari berbagai media masa Nasional maupun lokal merasa kecewa dengan belum dikeluarkan surat ijin Fasilitas Alun Alun dari Dinas DLHK, Ety Surharyaty.
Acara Semarak HPN tanggal berlangsung pada sabtu 29 feb 2020, pernyataan lisan dari pihak DLHK, bahwa Alun Alun Kota Depok belum bisa dipakai pasalnya masih dalam masa pemeliharaan.
Menurut salah satu Penasehat Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kota Depok Bung Jhoni Kuron wartawan Senior News Metro mengatakan bahwa Fasilitas Alun Alun yang didirikan Pemerintah, itu untuk masyarakat Kota Depok. Sejatinya dapat dipergunakan untuk masyarakat dengan tetap menjaga keamana dan kebersihan Fasilitas yang ada di tempat tetsebut. Tapi ternyata Kepala Dinas DLHK pilih Kasih dalan penggunaan Fasilitas Alun Alun
Karena Fasilitas Alun Alun Kota Depok selesai dibangun sudah ada yang pakai Fasilitas di antaranya Pemerintah dan kerabatnya.
Organisasi profesi dan Wartawan adalah mitra Pemerintah Kota Depok dalam hal publikasi program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi yang tidak pernah absen.
Selanjutnya Bung Jhoni Kuron mempertanyakan apakah Alun Alun Kota Depok ini milik pribadi atau milik pemerintah saja? Akibat tidak ditanggapinya ijin penggunaan fadilitas Akun-alun Kota Depok,  banyak masyarakat merasa kecewa khususnya Organisasi Profesi Wartawan dan Media masa lokal maupun Nasional yang berada di Kota Depok.
Adie Rakasiwi Ketua Panitia HPN Kota Depon menyatakan, tetap akan melaksanakan Semarak HPN sekalipun tempat yang diijkan di Balai Rakyat, Depok Utara, Beji. Terbukti teman teman Wartawan yang tergabung dalam Panitia tetap semangat dan Kompak.
Karena PERS tidak bisa di bikin mati, PERS selalu Jaya dan Abadi untuk masyarakat Indonesia, Pungkas Bung Jhony
