Peristiwa

Satgas Covid-19 Kecamatan Sukadana Edukasi Prokes

adminsigiku.com
×

Satgas Covid-19 Kecamatan Sukadana Edukasi Prokes

Sebarkan artikel ini

Pewarta : A Y Saputra

Koran SINAR PAGI, Kabupaten Ciamis – Satgas Covid-19 Kecamatan Sukadana memberikan edukasi protokol kesehatan kepada warga yang hendak akan menggelar acara pernikahan. Penyampaian edukasi protokol kesehetan ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Salakaria, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (29/12/2020).

Hadir dalam acara tersebut Sekmat Sukadana Irfan Hielmy, Staf Puskesmas Sukadana Dian Herdianan, Kanit Intelkam Polsek Sukadana Aiptu Eddy Heryanto, Batibung Sukadana Serka Sailan, dan Ketua Satgas Covid-19 Desa Salakaria Edy Mulyana. yang didampingi beberapa staf dan anggotanya.

Sekmat Sukadana Irfan Hielmy, S mengatakan, tim Satgas Covid-19 tingkat kecamatan hingga desa akan selalu melakukan pengecekan lokasi yang akan digunakan kegiatan hajatan oleh masyarakat. Pengecekan ini dalam rangka untuk melihat kesiapan warga menerapkan protokol kesehatan sekaligus memberikan edukasi.

“Di Kecamatan Sukadana akan selalu dilakukan pengecekan protokol kesehatan kepada warga yang akan melakukan acara pernikahan. Sebab kondisi perkembangan penyebaran Covid-19 semakin mengkhawatirkan dan untuk itu kita pertegas aturan pelanggar protokol kesehatan,” imbuhnta

Pada kesempatan tersebut, Kanit Intelkam Polsek Sukadana Aiptu Eddy Heryanto menyampaikan kepada warga yang hendak melaksanakan pernikahan di tengah masa pandemi Covid-19 untuk mengedepankan protokol kesehatan. Itu semua sebagai upaya untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Apabila diadakan hiburan agar pembuatan panggung menggunakan traf dan berukuran maksimak 2×2 meter serta tidak ada pengunjung yang berjoged naik ke atas panggung. Pelaksanaan pengecekan tempat yang akan digunakan hajatan adalah bukti Perhatian dari Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid 19,” ucapnya.

“Maksud dan tujuan pelaksanaan pengecekan tempat hajatan adalah untuk antisipasi pencegahan penyebaran pandemo Covid 19,” pungkasnya.