Pewarta : Agus Lukman
Koran SINAR PAGI, Kab.Garut – Jalan Kabupaten yang berada di lokasi Desa Lewo Baru Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut, merupakan jalan utama sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat, yang diharapkan konstruksi pekerjaan pembangunannya berkualitas dan tahan lama, pasalnya jalan itu, sudah beberapa kali diaspal via dinas terkait dan pihak ke-3, namun kualitas cepat rusak, demikian dikatakan Gunawan warga Malangbong
Dia jelaskan bahkan baru-baru ini untuk tahun anggaran 2020, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Pemerintah Kabupaten Garut telah melakukan hotmix yang dilaksanakan oleh Penyedia Jasanya adalah CV.Aulia Salma Sahida.
Sayangnya, belum lama jalan kabupaten tersebut dihotmix, terlihat sebagian sudah ada yang rusak, tandas Gunawan.
Nampak jelas dengan kasat mata pada papan informasi mengenai Surat Perjanjian Pekerjaan Konstruksi, tertera; Nomor: 602.1/04/PPK/PJK-Pkt 08/BANPROV/PUPR/PUPR/2020, Tanggal 30 September 2020, Kegiatan: Peningkatan Jalan (Peningkatan Jalan Kabupaten (26 lokasi), Pekerjaan: Peningkatan Ruas Jalan Lewo-Sanding-Cipeundeuy Kecamatan Malangbong, Tahun Anggaran 2020, dengan Nilai Pekerjaannya sebesar Rp.1.824.182.002,00, Waktu Pelaksanaannya: 75 (tujuh puluh lima) hari kalender, Penyedia Jasa: CV.Aulia Salma Sahida Jl. Pataruman No.1B Kelurahan Pataruman Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut.
Kegiatan Peningkatan Jalan yang berada di wilayah Desa Lewo Baru, tengah dihotmix oleh pihak ke-3, yakni CV.Aulia Salma Sahida. Namun pengerjaan ketebalan hotmix-nya diduga ada yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Hal itu terbukti di ruas jalan yang baru saja dibangun sudah ada yang terkelupas. Realita tersebut, sontak menjadi buah bibir para penerima manfaat jalan. Salahsatunya penerima manfaat jalan yang baru dihotmix, adalah Awan.
Menurut Awan, jalan kabupaten itu awalnya dikerjakan dengan pengaspalan, namun cepat rusak. “Kali ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Pemerintah Kabupaten Garut telah melakukan hotmix yang dilaksanakan oleh pihak ke-3, namun pengerjaan ketebalan hotmix-nya, sebagian ada yang tidak sesuai dengan spek. Sehingga hasilnya cepat rusak, harapnya.
Hal itu terbukti belum lama dikerjakan saja ruas jalan kabupaten yang ada di wilayah Desa Lewo Baru, sudah ada yang terkelupas,” kata Gunawan.
Untuk itu, sambung Gunawan, kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR Binamarga) Pemerintah Kabupaten Garut, agar segera turun kelapangan, dan menindak tegas pihak ketiga, supaya melaksanakan pekerjaannya, sesuai dengan RAB, pungkasnya.
