Pewarta : Heru Sugiman
Koran SINAR PAGI, Kab.Garut – Walaupun pilkades serentak masih 3 bulan lagi, tetapi suhu politik di Desa Pamalayan Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut tensinya cukup tinggi.
Pasalnya para balon mulai melakukan manuver politiknya bagaimana caranya untuk meraih simpati publik calon pemilih dimasyarakat desa tersebut.
Salah satunya balon Kades Pamalayan yang terbilang moncer adalah Salya Wijaya warga Kampung Lio Desa Pamalayan, lelaki paruh baya itu mulai banjir dukungan dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh spiritual sampai dengan tokoh pemuda juga kaum perempuan mulai secara terbuka menggadang-gadang Salya sebagai bakal calon kepala desa yang paling memungkinkan untuk memimpin desa Pamalayan untuk memimpin 6 tahun ke depan .
Bukan tanpa alasan, Salya Wijaya di kenal masyarakat Pamalayan sekarang ini karena dia banyak menggiring anggaran aspirasi untuk membangun desanya dengan tanpa pamrih , banyak sudah yang telah di perbuat oleh dirinya dari membangun jalan , jembatan , PJU sampai tempat ibadah untuk desa yang di cintainya .
Dalam kesempatan tersebut, saat diwawancarai wartawan Sinar Pagi di rumahnya mengatakan bahwa dirinya tak pernah terlintas untuk mencalonkan kepala desa dalam pilkades serentak tahun ini akan tetapi banyak tokoh dari berbagai kalangan yang meminta dan mendorong dirinya untuk mencalonkan sebagai kepala desa kepada dirinya , karena banyak dorongan akhirnya dia bersedia untuk mengikuti pilkades ke depan sebagai tanggung jawab moral kepada mereka yang sudah memberikan dukungan untuk dirinya.
Ketika di tanya apa misi dan visi dia menjadi kepala Desa Pamalayan ke depan dengan bersahaja ia menjawab bahwa dirinya ingin mewakapkan dirinya untuk kemajuan desanya menjadi desa yang lebih maju dan makmur.
Diketahui Desa Pamalayan itu penuh dengan potensi yang belum tergali seluruhnya , Pamalayan punya laut , sawah yang subur , lahan pertanian yang luas tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“sekarang perjuangan untuk seorang kepala desa terbilang ringan karena desa mempunyai anggaran yang cukup besar yaitu Dana desa dari pemerintah pusat jadi tak perlu susah susah mencari anggaran untuk membangun tinggal kita mengefektipkan anggaran dana desa semaksimal mungkin untuk pembangunan desa yang mempunyai efek untuk peningkatan PAD desa pamalayan,” tegasnya.
enurut Nurhasan, mantan Kades sebelumnya memberikan penilaian terhadap Salya wijaya, bahwa pantai memimpin pamalayan karena dia punya kapasitas dan kapabilitas untuk jadi pemimpin , oranya baik dan dekat dengan masyarakat terutama kalangan bawah pungkasnya
Dari 19 RW yang ada di pamalayan 12 RW menurut informasi yang berkembang siap mendukung nya untuk duduk menjadi orang nomor satu di Desa pamalayan . semoga.













