Pewarta: Dwi Arifin
Koran Sinar Pagi (Kabupaten Bandung)-, Kasus covid 19 di wilayah Kabupaten Bandung terus naik. Akibat dari kenaikan itu kadang masyarakat dikagetkan dengan bunyi sirine ambulan yang membawa pasien covid19 setiap harinya. Merespon kasus tersebut pihak Pemerintah desa turun langsung siaga mengamankan perbatasan wilayah mencegah penyebaran virus dengan melaksanakan himbauan prokes.
H. Aceng Syuhud A.Md kepala Desa Cingcin Kecamatan Soreang, menyampaikan aparat desa berupaya mengamankan wilayahnya. Dengan terus menghimbau kepada warga untuk mematuhi arahan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat / PPKM tingkat Rt hingga Rw. Pemerintah desa terus himbauan, melayani, menangani permasalahan covid ini. Jika ada yang meninggal karena covid, kita membuka layanan 1×24 jam, mengatasi menangani korbanya. Mudah-mudahan kerjasama sampai ke tingkat Rt Rw akan menurunkan kasusnya. Selain itu ada lock down tiap gang dan buka tutup upaya pembatasan mobilitas warga. Pihak pemerintah desa menyarankan jika ada yang sakit jaga imun, isolasi mandiri. Jangan dibawa ke rumah sakit, karena penuh, dirumah lebih aman dan nyaman.
Kades juga mengungkapkan untuk Bantuan Langsung Tunai /BLT penyalurannya anggaran tahun 2021 telah berlangsung. Di desa Cingcin ini ada 20 Rw, setiap Rwnya ada 2 penerima, jadi totalnya untuk 40 warga, Rp.300 penerimanya, tidak ada potongan. Bantuannya diserahkan dibalai desa, jika ada penerima yang sakit, kita antarkan uangnya ke rumah sambil menjenguknya. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu yang terkena dampak wabah corona ini.













