Politik & Pemerintahan

AMPG Sumedang Tegaskan Sikap, Bunda Bilqis Didukung Pimpin Golkar

adminsigiku.com
×

AMPG Sumedang Tegaskan Sikap, Bunda Bilqis Didukung Pimpin Golkar

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Gervan

Kab. Sumedang – Suhu politik internal Partai Golkar Kabupaten Sumedang mulai menghangat menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI. Sejumlah elemen partai mulai menyampaikan aspirasi dan sikap politiknya, termasuk Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Sumedang.

Ketua AMPG Kabupaten Sumedang, Aep Tirtamaya, menyampaikan bahwa jajaran AMPG telah menyatakan dukungan kepada Hj. Yuslita Sumartini Bilqis, yang akrab disapa Bunda Bilqis, untuk memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang.

Menurut Aep, dukungan tersebut merupakan hasil konsolidasi internal dan komunikasi di lingkungan AMPG. Ia menyebut organisasi kepemudaan Golkar itu siap mengawal proses Musda sekaligus memberikan dukungan apabila Bilqis memperoleh mandat memimpin partai di tingkat kabupaten.

“Ini adalah buah dari konsolidasi penuh seluruh keluarga besar AMPG. Kami bulat, siap mengawal Bunda Bilqis sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Sumedang,” ujar Aep, Jumat (25/9/2026).

Nama Yuslita Bilqis memang tengah menjadi salah satu bagian dari dinamika Musda XI. Sejumlah pemberitaan pada September 2026 mencatat adanya dukungan dari sejumlah Pengurus Kecamatan (PK) kepada Bilqis.

Secara kelembagaan, Bilqis juga tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Partai Golkar dan saat ini duduk di Komisi II serta Badan Musyawarah DPRD.

Bukan Dukungan yang Datang Tiba-Tiba

Aep menegaskan, dukungan AMPG bukan muncul secara spontan. Menurut dia, komunikasi antara kader muda dengan Bilqis telah berlangsung melalui berbagai kegiatan organisasi dan kemasyarakatan.

Ia juga menyinggung pengalaman Bilqis dalam lingkungan AMPG yang disebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sikap menjelang Musda.

Bagi Aep, pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk membangun komunikasi antara generasi muda, kader senior, struktur partai, dan masyarakat.

“Kami memandang kepemimpinan Bunda Bilqis kelak dapat menjadi jembatan bagi penyaluran aspirasi masyarakat Sumedang. Program-program yang masih tertunda kami berharap dapat dilanjutkan dan dituntaskan,” katanya.

Konsolidasi Lewat Kegiatan Sosial

Kedekatan AMPG dengan Bilqis, lanjut Aep, juga terbangun melalui berbagai aktivitas sosial dan keagamaan. Salah satunya kegiatan pendampingan Al-Hidayah yang rutin berlangsung setiap Kamis kedua di Gedung Islamic Center Sumedang.

Menurutnya, forum-forum tersebut tidak hanya menjadi ruang kegiatan sosial-keagamaan, tetapi juga membuka komunikasi antara kader muda, masyarakat, dan tokoh partai.

Di tengah dinamika menuju Musda XI, komunikasi semacam itu dinilai menjadi bagian dari konsolidasi internal Golkar Sumedang.

Sementara itu, perkembangan dukungan terhadap Bilqis juga terlihat dari sejumlah peristiwa politik internal dalam beberapa hari terakhir. Pada 22 September 2026, Jabar Ekspres melaporkan 14 PK yang sebelumnya mengusung Asep Kurnia kemudian menyatakan dukungan kepada Bilqis.

Namun, seluruh dukungan tersebut tetap berada dalam konteks dinamika internal menjelang Musda. Penentuan kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang pada akhirnya mengikuti mekanisme organisasi yang berlaku.

AMPG Pilih Kawal Proses Musda

Aep memastikan AMPG akan menjaga komunikasi dan konsolidasi selama seluruh tahapan Musda berlangsung.

Ia berharap proses pergantian kepemimpinan di tubuh Golkar Sumedang dapat berjalan dengan suasana kebersamaan dan tetap membuka ruang komunikasi bagi seluruh kader.

“Bunda sangat terbuka dan mengedepankan pendekatan inklusif. Yang kami dorong adalah kepemimpinan yang mengutamakan kebersamaan dan kedekatan dengan kader maupun masyarakat,” pungkas Aep.

Musda XI kini menjadi ruang bagi kader dan struktur Partai Golkar Sumedang untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Berbagai dukungan yang bermunculan menjadi bagian dari proses internal yang masih berjalan hingga keputusan resmi Musda ditetapkan.