Pewarta : Heri Kusnadi
Kabupaten OKI – Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa melaui Rekening Bank diduga dijadikan ajang Pungli oleh oknum pegawai bank, dimana masing – masing penerima manfaat diminta biaya administrasi pembiatan rekening bank sebesar Rp.50 Ribu.
Hal ini terungkap dari pengakuan salah satu Warga Desa Penyandingan yang merupakan penerima BLT DD, menurutnya, sekitar 3 bulan lalu, dirinya kedatangan orang yang mengaku suruhan kepala desa untuk mengambil KK sekaligus meminta uang Rp.50 ribu, dengan alasan untuk biaya pembuatan/pembukaan buku rekening penyaluran BLT DD.
“Setelah kami menyerahkan uang dan KK itu, hingga kini BLT DD untuk tahun 2021 belum juga kunjung dicairkan/dibagikan, seingat saya, BLT DD terakhir kali diterima pada bulan puasa tahun 2020 kemarin,” ungkapnya.
Disebutkan, jumlah penwrima BLT-DD di desa tersebut sebanyak 100 orang, “Tahun ini kami sama sekali belum menerima, padahal di desa lain sudah semua, rencananya, kalau BLT DD tidak dicairkan juga, maka kami semua sepakat akan melaporkan kasus ini ke Kepolisian”, tegasnya.
Sementara pihak Bank BNI Cabang Kayu Agung, melaui M Rizki saat dikonfirmasi dikantornya membantah adanya pungutan sebesar Rp.50 ribu untuk biaya pembuatan Rekening Bank untuk keperluan penyaluran BLT Dana Desa, “Untuk pembukaan Rekening Bank gratis tidak dipungut biaya,” katanya.
Diakui Rizki, pungutan sebesar Rp 50 ribu terhadap KPM BLT Dana Desa memang benar adanya, akan tetapi hal tersebut dilakukan oleh Agen 46 selaku perpanjangan tangan dari pihak Bank.
“Wajar dari Agen meminta biaya pembuatan Rekening Bank, karena mereka merupakan Mitra dari Bank, dan bagi mereka itu adalah bisnis yang menguntungkan,” ujarnya, Senin (6/9/2021).
Sementara Rani, Agen 46 saat dikonfirmasi dikediamannya di Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI dengan jujur mengakui bahwa benar ada dana pembuatan Rekening sebesar Rp.50 ribu.
“Karna kami dengan Bank BNI hanya hubungan Bisnis, maka untuk rekening masyarakat ini butuh biaya kulu kilir ke Bank BNI,” jelasnya.
Dijelaskan Rani, Desa Penyandingan lambat antar berkas, dirinya mengaku baru menerima berkas BLT DD dari perangkat Desa Penyandingan pada bulan Juli.
“Sekarang sudah selesai dan kami berikan kepada Sekdes Tomi Ade Kusuma kemarin (4/9/21), sebanyak penerima BLT Desa Penyandingan Kecamatan Teluk Gelam 187 Penerima BLT dari Dana Desa,” terangnya.













