Ragam

Pemprov Jabar Dukung Majelis Musyawarah Sunda Jadi Mitra Strategis Pembangunan

adminsigiku.com
×

Pemprov Jabar Dukung Majelis Musyawarah Sunda Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ida

Jakarta – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mendukung keberadaan Majelis Musyawarah Sunda (MMS) sebagai ruang silaturahmi sekaligus forum pertukaran gagasan para tokoh Sunda dari berbagai latar belakang.

Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman saat menghadiri Pertemuan Majelis Musyawarah Sunda di Gedung Imeri FKUI, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Herman menilai MMS memiliki posisi strategis karena menghimpun tokoh – tokoh Sunda dengan pengalaman dan kapasitas di berbagai bidang. Ia berharap forum tersebut dapat memberikan pemikiran, kritik, serta masukan konstruktif terhadap kebijakan dan pembangunan Jawa Barat.

“Pemda Provinsi Jabar memberikan dukungan dan apresiasi. Yang paling penting bagaimana inohong – inohong di Jabar yang tergabung di MMS bisa memberikan sumbang pemikiran, kritik dan saran untuk meningkatkan kinerja pembangunan di Jabar,” ujar Herman.

Menurutnya, pembangunan Jawa Barat tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh daerah, akademisi, budayawan, profesional, dan komunitas, diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Herman berharap MMS dapat menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan menuju cita – cita Jabar Istimewa.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana Jabar Istimewa. Kita harus bahu membahu, sarendeuk saigel, sapihanean,” katanya.

Ia juga meminta para tokoh yang tergabung dalam MMS terus menyampaikan kritik dan saran secara konstruktif. Menurutnya, masukan dari para tokoh berpengalaman diperlukan untuk memperkuat kualitas kebijakan sekaligus mengidentifikasi persoalan pembangunan di Jawa Barat.

Pertemuan MMS di Jakarta tersebut merupakan bagian dari rangkaian Milangkala Kadua sekaligus menjadi ruang silaturahmi para tokoh Sunda yang berkiprah di tingkat daerah maupun nasional.

Forum tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, pemerintahan, budayawan, profesional hingga elemen sosial kemasyarakatan. Sejumlah isu strategis turut menjadi ruang pembahasan, antara lain kebudayaan, sosial, lingkungan, ekonomi dan kebangsaan.

Melalui Pasamoan Inohong Sunda di Jakarta, MMS memperluas ruang dialog dengan tokoh-tokoh Sunda yang berkiprah di tingkat nasional. Forum ini diharapkan tidak berhenti sebagai ajang silaturahmi, tetapi berkembang menjadi wadah pertukaran gagasan yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Barat.