Pewarta : Avenk
Kabupaten Bogor – Unik dan inilah gaya Dr. Dudung Nurullah Koswara dalam mengapresiasi guru dan siswa, seperti yang dilakukan pada pagi hari sebelum semua guru dan siswa masuk sekolah, Ia sengaja datang awal untuk “menciduk” siapa guru dan siswa pertama yang datang ke sekolah saat PTMT awal dimulai.
Setelah vaksinasi massal di SMAN 1 Parungpanjang dilakukan beberapa waktu lalu, dan kini saatnya pembelajaran tatap muka terbatas dimula.
Dudung selaku kepala sekolah ingin melihat sejauh mana kerinduan dan antusiasme guru dan siswa dalam menghadapi PTMT, untuk itu ia ingin mengetahui siapa guru dan anak didik yang pertama memasuki gerbang sekolah.
Dan setelah lama menunggu, akhirnya rasa penasaran DNK (begitu biasa dia disapa) terjawab dengan masuknya satu orang guru dan dua orang siswa, Guru itu bernama Haerudin sedangkan siswanya bernama Dimas dan Dara, kelas 10.
Lalu dengan senyum tersungging, Dudung pun mengucapkan salam kepada mereka, sekaligus menyampaikan apresiasi dengan memberi uang saku dan satu coklat sebagai hadiah.
“Ini cara saya mengapresiasi guru dan siswa yang semangat menjalani PTMT, terbukti mereka datang paling awal di sekolah,” ucapnya kepada koransinarpagijuara.com.
Menurutnya, untuk berangkat ke sekolah sebelum orang lain datang adalah buah karakter serta disiplin, dan patut menjadi contoh pribadi karakter.
“Guru dan siswa hadir tepat waktu di ruang kelas kemudian “menikmati” pertemanan dan saling belajar adalah hal positif. Guru adalah imam dan siswa adalah makmum yang sama-sama beribadah di ruang kelas “berkiblat” untuk masa depan bangsa. Sekolah adalah “Rumah Ibadah Pendidikan Terbaik di Muka Bumi,” pungkasnya.
