Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan pemilihan “Employee Of The Month” pegawai negeri sipil berkinerja terbaik bagi jenjang jabatan pimpinan tinggi triwulan ke-2 tahun 2021 di lingkungan pemerintah provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut berdasarkan Undang-undang No.5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan peraturan Gubernur Jawa Barat No.18 tahun 2021 tentang Penghargaan Daerah Bagi Pegawai Negeri Sipil dan Penghargaan Daerah Lainnya.
Penerima manfaat kebijakan dari kepala Dinas Pendidikan Jabar, Kepala SMAN 1 Dayeuhkolot Dra. Reny Damayanti M.Pd mengungkapkan sejak dipimpin oleh H. Dedi Supendi M.Si, Dinas Pendidikan Jawa Barat mengalami banyak perubahan dan kemajuan yang berpengaruh ke sekolah-sekolah. Diantaranya kesejahteraan guru, menguatnya peran organisasi sekolah dan meningkatnya kualitas pembelajaran bagi pelajarnya, ucapnya saat ditemu media cetak dan online koran SINAR PAGI di ruang kerjanya.
Misalnya saat ini guru mendapatkan Surat Penugasan atau surat keputusan dari pemerintah provinsi yang menjadi pendukung legalitas untuk menerima tunjangan. Sedangkan perihal organisasi sekolah banyak yang beliau aktifkan & sinergiskan secara struktural dan isi kegiatannya, seperti Ikatan Remaja Masjid yang ada di sekolah-sekolah. Mereka sangat mudah dan terbuka untuk berkomunikasi dengan beliau sebagai kepala Dinas dan pembinanya.
Sejak H. Dedi Supendi M.Si menjabat dan menggulirkan program pencegahan korupsi dan narkoba di sekolah-sekolah. Walaupun sebelumnya memang di sekolah ini sudah ada yang seperti itu, namun perlu payung hukum untuk pelaksanaanya. Sehingga dengan adanya program dari dinas, maka pihak sekolah secara otomatis merasakan mendapat dukungan dari birokrasi.
Menurut Dra. Reny Damayanti M.Pd, setelah kurang lebih hampir 3 kali bertemu langsung, tatap muka dengan H.Dedi Supendi M.Si dari cara komunikasi hingga kebijakan dinas yang beliau sampaikan sangat mudah dipahami untuk diaplikasikan. Selain itu kepala sekolah merasa nyaman dan terlindungi saat menerapkan kebijakan tersebut.
