Pewarta : Arief
Kabupaten Sukabumi – Melalui anak perusahaannya PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, berhasil memperoleh penghargaan CSR Sustainability Award dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam CSR Award yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Jawa Barat.
Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam acara forum CSR, Kamis (23/12), di Ballroom Hotel Pullman Grand Central Bandung.
SCG berhasil meraih penghargaan ini atas kontribusinya dalam mendukung program pemerintah untuk pembangunan masyarakat yang berkelanjutan melalui program-program CSR Tahun 2021.
Somchai Dumrongsil, Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi mengungkapkan, penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Jawa Barat maupun Kabupaten Sukabumi merupakan sebuah prestasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk dapat terus tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan keberlanjutan, bukan hanya bagi perusahaan tapi juga masyarakat melalui beragam program pemberdayaan.
“Penghargaan ini tidak mungkin kami peroleh tanpa kolaborasi yang baik dan dukungan penuh dari masyarakat maupun pemerintah tingkat daerah dan desa,” ucapnya.
“Kontribusi PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi ini akan terus dilanjutkan dengan ditandatanganinya MoU mengenai Program Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2022 yang mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan melalui bidang ekonomi produktif, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, keagamaan, serta budaya,” tutup Somchai.
Sementara Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya memberi penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang berkomitmen luar biasa dalam memajukan Jawa Barat melalui CSR.
Kang Emil mendorong agar perusahaan dapat menjalankan program CSR yang tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan berbagai program CSR yang dilakukan oleh PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi pada tahun 2021 dimana penyusunan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat dilakukan dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah desa melalui Musrembangdes sehingga program yang dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lima desa di sekitar perusahaan serta turut mendukung pemerintah dalam mencapai tujuan jangka pendek dan panjang.
Dalam Forum CSR Jabar 2021, Dr.Ir.Setiawan Wangsaatmaja,Dipl.,S.E.,M.Eng, Sekretaris Daerah Jawa Barat mengatakan bahwa kolaborasi pendanaan dalam pembangunan merupakan hal yang sangat penting dalam mencapai tujuan pembangunan.
Sebanyak 71 program CSR dijalankan oleh PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi pada tahun 2021 dengan prinsip berkelanjutan salah satunya mentargetkan generasi milenial yang tinggal di sekitar wilayah pabrik Semen SCG beroperasi seperti Kelompok Lumbung berkah yang berhasil melibatkan para pemuda di Desa Sukamaju untuk mendapatkan penghasilan melalui budidaya lele serta Kelompok Tani Hutan Jamur Milenial Harapan Maju dalam budidaya jamur.
“Program yang digagas oleh SCG dan pemerintah terkait telah membawa perubahan besar bagi saya dan para pemuda di Desa Wangunreja. Saya dapat mewujudkan mimpi dan mengembangkan passion dalam bertani hingga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda-pemuda di sini,” ungkap Hamdani, ketua KTH Jamur Kayu Harapan Maju Desa Wangunreja, Kabupaten Sukabumi.
“Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat yang digagas oleh SCG dan berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi dapat meminimalisir angka pengangguran di wilayah desa kami karena dengan adanya budidaya ikan lele dapat menjadi penghasilan tambahan bagi pemuda di desa kami,” jelas Aas Suganda selaku Kepala Desa Sukamaju.
PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi juga memperoleh penghargaan dari Pemda Kabupaten Sukabumi atas perannya dalam mendukung penanggulangan Covid-19 melalui program SCG #PeduliBersama dan gerakan 100% ODF melalui pembangunan toilet di Kabupaten Sukabumi. Penghargaan diberikan oleh Bupati Sukabumi, H.Marwan Hamami, dalam momen peringatan Hari Ibu, Rabu (22/12), di Hotel Pangrango Kabupaten Sukabumi.
“Kontribusi PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi ini akan terus dilanjutkan dengan ditandatanganinya MoU mengenai Program Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2022 yang mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan melalui bidang ekonomi produktif, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, keagamaan, serta budaya,” tutup Somchai.
