Keterserapan Lulusan BLK Lembang di Dunia Kerja & Wirausaha Mencapai 74%

0

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Bandung Barat)-, Selama dua tahun masa pandemi Balai Latihan Kerja Lembang Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, tetap melaksanakan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi atau keterampilan pesertanya.

Kepala Balai Latihan Kerja Lembang Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Tuti Haryanti, ST, M.Si menjelaskan selama pandemi, kami sudah melakukan perubahan pola pembelajaran. Jadi sekarang prosesnya itu, kita ada paket pelatihan recofusing. Pelatihan yang sifatnya membantu menyelesaaikan masalah covid19, seperti pelatihan produksi hand sanitazer, wastapel portabel, dan pelatihan cooking yang hasilnya disebar untuk kebutuhan masyarakat selama masa pandemi. Itu dilaksanakan pada masa pandemi tahun 2020, jelasnya kepada media cetak dan online Koran SINAR PAGI di ruang tamu kantornya, Jl. Raya tangkuban Perahu KM.04, Desa Cikole, Lembang, Bandung Barat (17-2-2022)

Menurutnya pada tahun 2021 pelatihan kembali seperti semula. Tapi dengan pola yang baru yaitu pelatihannya kita batasi jumlah pesertanya dan pelaksanaannya yang awalnya 8 paket, jadi 4 paket pelatihan. Sehingga ada batasan peserta di dalam kelasnya. Kami mencoba blanded training online dan off line. Khusus yang teori kita prioritaskan online dan praktek langsung di tempat pelatihan dengan protokol kesehatan. Peserta harus sudah disuntik vaksin dan sebelum masuk test antigen terlebih dahulu untuk memastikan kondisinya aman. Intinya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Tuti Haryanti, ST, M.Si mengungkapkan capaian kinerja lembaga yang dipimpinnya pada tahun 2020, jumlah tenaga kerja yang ditingkatkan kompetensinya target awal 2448, target revisi 2064, realisasi 2176 dan realisasi kinerja 105,42%. Sedangkan target tahun 2021, jumlah tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis kompetensi target awal 2976 target revisi orang 6624, realisasi 5985, realisasi kinerja 90,35%.

Khusus program tahun 2022 hampir semua paket pelatihannya blanded training, ada program baru yaitu pengelolan sampah untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Sebelumnya BLK Lembang juga mengadakan pelatihan durasi panjang selama 10 bulan pada 2021, pelatihan asisten kebun. Setelah lulus mereka langsung direkrut oleh perusahan perkebunan kelapa sawit. Dan kami juga bekerja sama perihal pengelola kebun terpadu di Tanggerang dengan Sumarecon group.

Tuti Haryanti, ST, M.Si menyimpulkan dari data yang ada perihal keterserapan alumni pelatihan BLK Lembang yang diterima di dunia lapangan kerja atau mereka mandiri membangun usaha, totalnya mencapai 74%. Untuk meningkatkan kualitas kompetensi lulusannya kedepan, BLK Lembang rutin setelah melaksanakan program setiap tahunnya. Kita mereview sesuai dengan kebutuhan peluang kerja dan usahanya. Misalnya sekarang sedang dibutuhkan sumber daya manusia terkait pengelolan sampah lingkungan. Dan kita menghimbau atau mengajak kepada masyarakat yang ingin meningkatkan skill keterampilannya untuk datang langsung ke balai-balai latihan kerja.