Akademia

Kacabdin Berbohong

adminsigiku.com
×

Kacabdin Berbohong

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ok

Koran SINAR PAGI, Kab. Tulungagung,- Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek Provinsi Jawa Timur, telah diwawancarai beberapa awak media, perihal masalah dugaan bullying yang dialami salah satu siswa di lembaga pendidikan SMKN 2 Boyolangu.

Shindu Widyabadra selaku KACABDIN wilayah Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek, ditempat kerjanya menyampaikan ” Ketua LMP Hendri pernah datang kesini 2 kali terkait kasus Bullying ini. Semua permasalahan yang terkait dengan kasus dugaan bullying SMA Negeri 2 Boyolangu ini sudah dilimpahkan semua kepihak sipelapor saudara Hendri selaku Ketua Macab LMP ( Laskar Merah Putih ) Tulungagung kalau ingin tau, saya takut lupa, salah dan tidak sama nanti akan timbul fitnah dan menjadikan rumor nanti diluaran sana”, dalam akhir keterangannya.

Penyampaian statement dari Sindhu Widyabara dipertanyakan kepada Hendri Selaku Ketua LMP Kabupaten Tulungagung, tentang bagaimana penjelasan perihal dugaan bullying kepada salah satu siswa karena Sindhu Widyabara di dalam pernyataannya sudah dilimpahkan semua kepada saudara Hendri.

Hendri saat diwawancarai membantah, tentang statement yang telah disampaikan Sindhu Widyabara, ” Bahwa terkait dugaan bullying ini, saya tidak pernah bertemu dengan KACABDIN secara tatap muka tetapi hanya lewat by telpon dan sekali lagi saya tegaskan lewat telpon whatsApp, dan KACABDIN hanya menyampaikan terima kasih saja tidak ada tambahan lain. Memang saya pernah ketemu dengan KACABDIN dua kali tapi bukan mengenai masalah bullying ini, dan patut digaris bawahi saya bertemu KACABDIN sebelum adanya dugaan bullying, namun saya bertemu pertama terkait klarivikasi surat dan yang kedua sembari menunggu pemanggilan dari kejaksaan terkait adanya laporan yang telah masuk, apakah ada sanksi yang akan diberikan. Kalau saya bertemu dua kali perihal kasus dugaan tersebut berbohong itu ” Pungkasnya.

Didalam keterangan KACABDIN dan Ketua LMP MACAB Tulungagung terjadi kesimpang siuran atau kebohongan, seakan akan KACABDIN cuci tangan, didalam masalah kasus dugaan bullying yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Boyolangu ini.