Antar Desa

Peduli Pendidikan, Pemerintah Desa Margahayu Selatan Bagikan Beasiswa & Insentif Guru

adminsigiku.com
×

Peduli Pendidikan, Pemerintah Desa Margahayu Selatan Bagikan Beasiswa & Insentif Guru

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Pemerintah Desa Margahayu Selatan memberikan bantuan beasiswa dan insentif untuk guru di wilayahnya. Kepedulian ini didukung oleh sumber anggaran bantuan pemerintah yang masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa setiap tahunnya.

Kepala Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, H. Amin Muhammad Barkah S.T menjelaskan bantuan pendidikan itu berasal dari program Dana Desa Tahun Anggaran 2022 Desa Margahayu Selatan. Bantuan itu diberikan untuk siswa Sekolah yang katagori dari keluarga tidak mampu, berupa Tas Sekolah, alat tulis dan uang tunai.

Menurutnya saat pemberian bantuan yang berlangsung bulan lalu di aula kantor Desa Margahayu Selatan. Sempat dihadiri langsung Ketua BPD Margahayu Selatan, Ketua LPM Desa, unsur Kecamatan Margahayu, dan Tim Pendamping Desa Margahayu Selatan. Serta proses penyaluran bantuannya tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19 ini.

Selain itu juga pemerintah desa memberikan Bantuan Insentif guru Paud/Ngaji/Non Formal di Desa Margahayu Selatan. Bantuan bersumber dari program Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2022, diprioritaskan bantuan insentifnya untuk disalurkan kepada mereka yang belum pernah mendapatkan bantuan dari sumber manapun. “Semoga bantuan pendidikan bagi siswa dan insentif guru di Desa Margahayu Selatan ini dapat memberikan manfaat bagi penerimanya,” ungkapnya kepada media cetak dan online (30-6-2022)

Kepala seksi Kesejahteraan desa Margahayu Selatan, Thyanka Jihani Putri mengungkapkan bantuan untuk siswa dan insentif guru itu sudah berlangsung sejak tahun 2014. Kriteria gurunya, mereka yang aktif mengajar dibuktikan melalui surat keterangan dari lembaganya, DKM atau pengurus RT/RWnya. Bantuannya digilir calon penerimanya agar terbagi merata setiap tahunnya kepada yang belum menerima.

“Daftar penerima manfaat program bantuannya ialah dari BLT-DD sejumlah 150 orang, totalnya Rp.300 ribu/bulan. Guru non formal / guru ngaji ada 102 orang dan guru PAUD 32 orang, insentifnya Rp. 250 ribu setiap penerimanya. Sedangkan untuk beasiswa ada 153 orang, mereka diberi peralatan sekolah dan uang saku senilai Rp.250 ribu,” ungkapnya sambil memperlihatkan data tertulis yang ada di arsip desa tahun ini.

Menurutnya melalui program bantuan itu dapat meningkatkan kesejahteraan warga dan menghindari adanya masalah sosial, karena akar masalah yang muncul ditengah masyarakat itu kadang dari ke tidak sejahteraan hidupnya. Melihat kondisi itu, maka kepala desa juga mendukung program kesra agar dimasukan ke APBDesa dan memberikan fasilitas mobil siaga desa, jika diperlukan oleh petugas Kesra untuk pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya, lulusan administrasi publik dari Universitas Nurtanio yang sempat aktif berorganisasi Paskibra dan berkarir di dunia fashion. Namun akhirnya memilih mengabdikan diri di desanya.

http://www.koransinarpagijuara.com/2022/06/05/melalui-pentahelix-pemerintah-desa-kolaborasi-dengan-media-massa-bangun-masyarakat-berpikir-positif/