Desa Se-Kecamatan Ngunut Transparan Pamer Anggaran. Buat Instansi diatas Kapan Pamer Anggaran ?

0
233

Peserta : Ok

Koran SINAR PAGI, Kab. Tulungagung,- Membangun Desa Mandiri Tanpa Korupsi dan Sosialisasi Hukum dengan Asosiasi Kepala Desa Se-Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung Jawa Timur (13/08) bersama narasumber 1. Sujarnako Mantan Direktur RJ KAKI (Pengembangan Jaringan Kerja Sama Antar Intansi & Komisi) KPK 2. Dr.Natangsa Surbakti, S.H..,M.H. (Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta) 3. Gus Amirudin Fahrudha sebagai moderator.

Pembahasan acara tersebut menjelaskan bagaimana cara mengukur kemandirian desa bisa menjalankan tata laksana PERDES, begitupula bagaima cara mencegah korupsi dengan meningkatkan kompetensi aparatur desa dengan pengetahuan tentang regulasi desa, dasar dasar pemerintahan desa, tugas pokok dan fungsi pemerintah desa, kemampuan dalam manajemen : SDM, layanan publik, asset dan manajemen keuangan dan kemampuan teknis : adminitrasi desa, penyusunan rencana pembangunan, penyusunan anggaran, penyusunan peraturan desa dan layanan publik

Dialog bersama kepala desa di Ngunut yang diberi tema Desa Mandiri Tanpa Korupsi dan sosialisasi hukum ini juga menjadi kesempatan bagi Sujanarko untuk mengingatkan pemerintahan desa agar tidak takut diawasi, “Buka saja seluruh dokumen penggunaan dana desa. Semakin kita umpetin data, maka yang resek akan datang,” ujarnya.

Sujanarko berpesan kepada para kepala desa, kalau ada yang menanyakan data, baik dari APH (aparat penegak hukum), inspektorat, wartawan dan juga LSM agar dibuka seluruhnya.

“Silakan dijawab saja. Jika semua dijalankan dengan transparan, maka tidak ada tekanan atau ketakutan,” ungkapnya.

Sujanarko kembali mengingatkan pentingnya seluruh data penggunaan dana keuangan di desa di pamerkan ke publik. “Bahkan yang paling detailpun kalau perlu dipamerkan agar masyarakat bisa melihat langsung. Bukan penasaran lalu menanyakan,” tandasnya.

Di tempat yang sama M. Suhardi yang merupakan koordinator Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Ngunut mengatakan, gagasan acara yang diselenggarakan ini agar penggunaan dana desa dapat dilaksanakan dengan benar.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar para kepala desa tidak salah dalam menjalankan kebijakan dan penggunaan keuangan desa,” ucapnya.

Bagi AKD, Sujanarko yang punya pengalaman di KPK dan merupakan warga asli Ngunut dapat memberikan ilmu pencegahan korupsi dan dapat memberikan masukan yang positif bagi penggunaan keuangan desa.

“Kita harapkan akan menjadi nilai yang positif bagi pemerintah desa melalui kepala desa yang hadir pada malam hari ini,” imbuhnya.

Dengan adanya acara ini Abdullah selaku kepala desa ngunut memaparkan ” Ketika acara ini ketepatan di Balai Desa Ngunut jadinya untuk teman AKD Se-Kecamatan Ngunut tentunya harapan hal hal yang terjadi di permasalahan yang sudah dijelaskan ketika kedepannya mudah mudahan selalu kordinasi, ketika ada suatu permasalahan terkait dengan pertanggung jawaban anggaran. seperti halnya dijelaksan tadi pemerintah desa harus akuntabel transparansi seperti apa yang di harapkan masyarakat” Pungkasnya.