Disdik Kota Depok Gelar Pembinaan, Pendampingan dan Motivasi Kepada Sekolah Penggerak.

0
195

Pewarta : Anis M

Kota Depok – Dinas Pendidikan Kota Depok melaksanakan Kegiatan Pembinaan, Pendampingan dan Motivasi kepada sekolah Penggerak.

Kegiatan ini di lakukan kepada Kepala Sekolah Penggerak terus bersama Pengawas untuk bersama sama untuk melakukan Pertemuan rutin dalam rangka menyampaikan Program program Sekolah Penggerak dan juga evaluasi atas pelaksanaan dari pada sekolah Penggerak,yang mana semuanya itu untuk mensukseskan Merdeka Belajar untuk menuju Profil Pelajar Pancasila.

Hadir dalam Acara Kegiatan tersebut Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) perwakilan dari Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dewi di dampingi Sekdis Pendidikan Kota Depok H Sutarno, SE, MM dan Pejabat Dinas Pendidikan lainnya.

Dewi menyampaikan Sekolah Penggerak di rancang sebagai upaya mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat,Mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila, Keberadaan Sekolah Penggerak yang di adakan di Kota Depok ini bertujuan pada Pengembangan Sumber Daya Manusia(SDM) Sekolah,Mulai dari Siswa,Guru bahkan sampai kepada Kepala Sekolah.

H Tarno menyampaikan dalam rangka untuk Program Sekolah Penggerak,di mana Sekolah Penggerak adalah Salah satu Program pemerintah yang harus Kita bersama sama untuk mensukseskan di Kota Depok.

H Tarno mengajak untuk Sekolah Penggerak mengajak Sekolah yang lain untuk bagaiman bisa menjadi Sekolah Penggerak untuk bagaimana mengajar metode Belajar Mengajar terhadap implementasi Kurikulum Merdeka,karena Anak didik itu satu sama yang lain berbeda,sehingga cara Evaluasi hasil Pembelajaran nanti cara penanganan Guru satu sama yang lain juga berbeda beda.

Untuk Sekolah sekolah yang akan menjadi Sekolah Penggerak,harus tingkatkan sesuai dengan kualitas Sekolah Penggerak.

“Ajaklah sekolah sekolah lain yang belum masuk dalam sekolah penggerak,sehingga nanti di Kota Depok semuanya akan menjadi Sekolah Penggerak yang tujuannya untuk Meningkatkan mutu Pendidikan yang notabennya Program Merdeka Belajar,” ujar H Tarno.