Pewarta : Abd. Razik
Koran SINAR PAGI, Lebak,- Jalan poros Desa Citorek Sabrang yang menghubungkan dua desa yaitu Citorek Timur dan Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten saat ini kondisi nya semakin rusak berat, sepanjang 1 km, lebar 4 meter. Kondisi, lobang menganga, licin serta tergenang air saat datang hujan, hingga memperlambat akses menuju sekolah SMAN dan SDN Citorek Sabrang.
“Keberadaan jalan tersebut tingkat urgensinya sangat tinggi. Akses warga masyarakat Citorek Sabrang utamanya,” ungkap Jaro Asid kepada Koran SINAR PAGI, di kediamannya selasa (5/10/22)
Sementara itu menurut Agus, guru di SMAN 2 Citorek Sabrang, “kami sangat kerepotan tiap hari harus melalui jalan berlobang, becek, licin tidak ada akses lain jlan itu satu satunya menuju sekolah menuju Desa, SDN Citorek Sabrang, apalagi warga Citorek Sabrang, Citorek Timur, Citorek Tengah semua lewat sini, yang lebih malu lagi kalau ada tamu dari Dinas Propinsi, Inspektorat dan Pengawas. Mereka terpaksa harus lewat jalan yang sangat tidak layak sungguh meprihatinkan, “kata Agus kepada Koran SINAR PAGI.
Pada kesempatan lain, Ketua LSM Tipikor, Jonathan Pasaribu mengatakan, “seharusnya Pemda Kabupaten Lebak membuat skala proritas terkait infrastruktur jalan yang rusak karena, akses terebut sangat vital dan urgent bagi masyarakat Citorek Sabrang apa lagi menurut Jaro Asid perbaikan sudah duajukan dari tahun 2018, Namun sampai saat ini belum juga terealisasi,” kata Jonatan.
Masih kata Jonathan, “Kami berharap Pemda Kabupaten Lebak lebih memproritaskan perbaikan jalan tersebut, demi membantu warga Citorek Sabrang, Citorek Timur juga Citorek Tengah supaya dari tahun ke tahun ada kemajuan, pungkas bang Jo (Jonathan Pasaribu).

