Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd.
(Praktisi Pendidikan)
Adalah Kepala SMAN Conggeang bernama Anggi Indra Gumelar, M.Pd. sosok yang smart, ganteng dan muda. Ia termasuk entitas kepala SMAN termuda di Jawa Barat dalam angkatannya.
Sosok Anggi Indra Gumelar (selanjutnya AIG) adalah pribadi pembelajar yang smart dan full motivated dalam bekerja. Sebagai pemimpin pembelajaran dan pengurus AKSI dari Kabupaten Sumedang, keberadannya menonjol.
Terutama di sekolahnya. Benar ungkapan populer mengatakan, “Tidak ada sekolah buruk dengan kepala sekolah yang baik dan tidak ada sekolah baik dengan kepala sekolah yang buruk”.
Keberadaan sosok AIG di SMAN Conggeang sangatlah berdampak. Kini sekolahan ini menjadi diperhitungkan masyarakat. Awalnya tak dihitung dan dianggap biasa-biasa saja.
Sosok AIG menjadi pemantik kolaborasi dan tumpahnya potensi entitas GTK SMAN Conggeang. Bahkan sejumlah pihak eksternal pendidikan “berhasrat” ingin sekali kolaborasi, bermitra dengan SMAN Conggeang.
Sebagai sesama kepala sekolah dan pengurus AKSI, Saya mengapresiasi dan punya harapan besar, kelak sosok-sosok seperti AIG akan sangat kontributif bagi kemajuan pendidikan Indonesia.
Menguping pembicaraan AIG dengan Sekjen DPP AKSI Dr. Toto Suharya dalam giat Workenas AKSI, sangat menawan. Duo KS hebat diskusi objektif dan waras dalam membedah dinamika jelimet persoalan pendidikan Indonesia.
AIG adalah kelahiran Sumedang pada 8 April 1982. Bisa jadi Beliau adalah Pria keturunan Bangsawan Sumedang yang punya darah biru, pikiran smart yang idealis, kritis tapi tetap humanis dan manis dalam bekerja.
Sebagai tanda persahabatan dan juang di spirit AKSI untuk NKRI, Saya berikan kepada Beliau sebuah buku berjudul “Darah Guru”. Selamat berkhidmat bapak AIG. Jabar Juara, Indonesia Juara.











