Daya Tarik Wisata Dan Lestarikan Budaya, Ini Alasan Mengapa Gedung Negara Dijaga Prajurit Keraton Ala Pangeran Sugih

0
231

Pewarta : Jeky EPSA

Koran Sinar Pagi, Sumedang,-  Dalam upaya melestarikan budaya juga sebagai penarik wisata bagi Kota Sumedang maka salah satu upaya dari Keraton Sumedang Larang, Gedung Negara yang berada di pusat kota  sejak tahun 2019 mulai ditampilkan dengan  Prajurit Kerajaan.

” Prajurit itu merupakan prajurit kerajaan waktu Pangeran Sugih  atau Pangeran Surya Kusumah Adinata yang manggung diantara tahun 1836 – 1882″, ujar Panglima Wirayudha Keraton Sumedang Larang, Andi Lesmana, saat ditemui di Gedung Srimanganti, Selasa, ( 14/2/23).

Kenapa warna seragam nya demikian, tambah nya, karena memang itu merupakan seragam khas sesuai aslinya saat dimasa Pangeran Sugih.

” Peninggalan asli  seragam itu tesimpan di musium keraton dan kami mencontoh dari aslinya yang persis seperti itu”, ucap nya.

Pada masa Pangeran Sugih ada tiga macam prajurit, pertama  Prajurit Panurung  yang megang tumbak, Prajurit Pamanah yang pegang panah, dan Prajurit Pamarang yang megang senjata golok.

” Alsaan kenapa cuma Panurung yang  ditampilkan, karena Pasukan itu yang histori sejarah nya terlacak  dan  ada peninggalannya di Musium keraton”, ucap nya.

Sementara yang dua lagi, hingga saat ini belum terlacak, dan kami tidak mau berandai – andai  dengan menciptakan sembarangan.

” Ini sejarah asli Sumedang, jadi bila akan mereplika harus sesuai dengan yang aslinya”, ucap  nya.

Dikatakan Andi, kini ada sembilan orang Prajurit Panurung  dan ke sembilan orang itu di rolling dengan waktu yang sudah ditentukan.

Tampilan  prajurit ini tujuanya  selain melestarikan budaya juga untuk mempercantik Gedung Negara sebagai simbol  gedung kebanggaan warga Sumedang yang erat kaitanya dengan sejarah leluhur Sumedang, ungkap Andi.

” Selain itu diharapkan juga sebagai magnet penarik  wisatawan yang datang ke Sumedang,  disamping  juga ada  Gedung Srimanganti dan juga Musium Prabu Gesan ulun yang lokasinya sangat  berdekatan”, pungkas nya.