Pewarta: Dwi Arifin
Koran Sinar Pagi (Kota Bandung)-, Kualitas karya jurnalistik dinilai semakin baik, dengan tidak adanya laporan dari narasumber atau masyarakat perihal karya jurnalistik di media massa. Kesimpulan itu berdasarkan data yang terhitung dari bulan januari-maret 2023, perihal tidak adanya laporan yang mempermasalahkan karya jurnalistik.
Ketua Advokasi Persatuan Wartawan Indonesia / PWI Jawa Barat, H. Agus Dinar menjelaskan sejak bulan januari-febuari 2023, kalau dari hasil evaluasi terakhir bersama tim advokasi. “Sementara ini kesimpulannya tidak ada laporan, pengaduan atau keluhan dari narasumber atau masyarakat perihal karya jurnalistik yang terpublikasikan di media-media di Jawa Barat,” ucapnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online melalui sambungan telephone pribadinya (21/3/2023)
Hanya saja ada masyarakat yang mengeluhkan atau mengadu ke PWI Jabar itu perihal kepribadian buruk yang tidak ada hubungannya dengan karya jurnalistik, misalnya meminta uang atau pemerasan yang menjadi beban para korbannya. Khususnya di lingkungan pendidikan. “Kalau ada yang seperti itu, PWI Jabar menyarankan agar pihak yang merasa dirugikan oleh mereka agar melapor ke pihak kepolisian,”ucapnya
H. Agus Dinar juga mengungkapkan berbagai upaya untuk menjunjung tinggi marwah atau kehormatan profesi wartawan, PWI Jabar terus melakukan pembinaan perihal kode etik dan penerapan Undang-undang Pers kepada pihak-pihak yang melaksanakan kegiatan jurnalistik atau lembaga-lambaga yang sering menjalin kemitraan dengan media massa.
https://www.koransinarpagijuara.com/2022/06/26/media-cetak-diprediksi-lebih-menyehatkan-akal-pikiran-dibandingkan-media-sosial/

