Pewarta: Deni HM/Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Bandung Barat)-, SMA Negeri 1 Padalarang sukses melaksanakan Gelar Karya Projek 3 Kewirausahaan pada tanggal 3 Maret 2023. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang bertujuan memberikan kesempatan pada peserta didik untuk belajar di lingkungan sekitar untuk menguatkan kompetensi Profil Pelajar Pancasila. Projek ini didesain agar peserta didik dapat membuat perencanaan usaha dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Melalui projek ini diharapkan peserta didik mampu membekali diri untuk bersaing di dunia global melalui tema kewirausahaan.
Kegiatan Gelar Karya itu dibuka langsung oleh Kepala SMAN 1 Padalarang, Lina, S.Pd., M.T. Dalam sambutannya pihak sekolah berharap hasil kegiatannya dapat dijadikan bentuk rangsangan kepada siswa untuk selalu berkarya dan berkreativitas dalam bidang kewirausahaan. Sehingga tercapai kompetensi siswa yang “Masagi” melalui penerapan Kurikulum Masagi yang merupakan model implementasi kurikulum 2013 dalam bentuk pembelajaran berbasis proyek yang diperkaya dengan kearifan lokal budaya Jawa Barat. “Dengan kompetensi ini diharapkan dapat tumbuh generasi muda yang memiliki daya kreasi dan inovasi yang tinggi, visioner, berjiwa pemimpin, mandiri, berkomitmen, pantang menyerah, dan mampu mengambil bagian masa depan bangsa yang berdaya dalam memperkuat ekonomi nasional,”ucapnya kepada siswa dan guru yang menghadiri acara tersebut.
Ketua Pelaksana, Hj. Wiwik Wahjoeni, S.Pd. yang menjabat sebagai Wakil kepala sekolah bagian kurikulum memaparkan bahwa tujuan dan target capaian dari Projek ke 3 adalah membangun tim dan mengelola kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang sudah ditentukan. Selain itu siswa diharapkan mampu mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran atau perasaannya dalam bentuk karya dan tindakan. Serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif.

Dengan mengangkat tema Kewirausahaan dan mengacu kepada dimensi Profil Pelajar Pancasila, Projek “Inovasi Olahan Makanan dan Minuman Berbahan Lokal di Kecamatan Padalarang” bertujuan untuk membangun kesadaran, menggali potensi diri dan daerah. Serta memberdayakan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam mengembangkan wirausaha. Projek ini terdiri dari 5 tahap : pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, dan refleksi.
Menurutnya pameran yang dilaksanakan merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh SMAN 1 Padalarang. Pameran yang berlangsung diikuti oleh siswa kelas X-1 sampai dengan kelas X-12 dan XI. Setiap kelas memiliki 6 Stand yang memasarkan hasil olahan makanan dan minuman yang telah dirancang secara kreatif dan inovatif oleh masing-masing kelompok. Jumlah total Stand yang mengikuti kegiatan gelar karya ini adalah sebanyak 72 Stand dengan produk olahan makanan dan miniman yang beragam.
“Targat capaian akhir kegiatan ini adalah menciptakan “Wirausaha Mandiri dan Berkelanjutan” dengan harapan peserta didik dapat memasarkan hasil “Inovasi Olahan Makanan dan Minuman Berbahan Lokal di Kecamatan Padalarang” melalui program exspo dan kegiatan kewirausahan lainya,”katanya saat memberikan keterangan kepada media massa mitra publikasi sekolahnya.
Dari berbagai kegiatan terselenggara atas kerjasama yang baik antara peserta didik, Tim Fasilitaor dan Tim Koordinator Projek 3 Kewirausahaan. Dukungan yang maksimal juga dibeikan oleh Tim Sarana SMAN 1 Padalarang. “Alhamdulillah dengan adanya harmonisasi yang baik dari semua pihak, kegiatan ini terselenggara dengan aman dan lancar. Evaluasi akhir dari kegiatan projek 3 Kewirausahaan ini, peserta didik secara keseluruhan memperoleh keuntungan yang bervariasi sesuai deng penghitungan BE P (Break Event Point) masing-masing kelompok di dalam kelasnya,”ungkapnya.
http://www.koransinarpagijuara.com/2023/03/17/wakaf-salman-sebar-instruktur-quran-10-ribu-mushaf-quran-braille-bahasa-isyarat-atau-terjemah/
http://www.koransinarpagijuara.com/2023/03/28/bantu-perantau-pulang-kampung-pemprov-jateng-salurkan-11-608-kuota-mudik-gratis/














