Keterangan Foto : H. Agus Winarno, SH.
Pewarta : Tono Efendi
Koran Sinar Pagi, Tasikmalaya,- Bupati Ciamis Herdiyat Sunarya melalui Juru Bicara yang juga sahabat dekatnya H.Agus Winarno,SH,. membantah keras jika insiden dugaan pengeroyokan terhadap aktivis Lingkungan Hidup Asep Devo Solahudin, sama sekali tidak ada keterlibatan sedikitpun apalagi sampai ada Isyu Bupati Ciamis dituding menyuruh sejumlah orang untuk mengeroyok serta menculik aktivis tersebut.
“Dugaan itu sama sekali tidak benar, bupati sendiri sama sekali tidak tahu permasalahan yang sebenarnya antara kang Asep Devo dengan warga Panjalu. Saya berani bersumpah dan menjamin bupati Herdiyat tidak tahu menahu permasalahan tersebut,” tegas Agus Winarno dalam video yang diunggah kepada sejumlah awak media, Kamis (8/6/2023).
Menurut Agus, dirinya sangat paham dan tahu betul karakter baik bupati Herdiyat. Bahkan saat di Pendopo pun, dirinya ketika itu saat dalam pertemuan antara Asep Devo dengan bupati terlihat berbicara biasa biasa saja, tidak ada ketegangan seperti yang dihembuskan diluaran.
Bahkan dalam pertemuan musyawarah antara Asep Devo dan Bupati, berjalan baik baik saja, semuanya berjalan cair bahkan Asep Devo sendiri sempat meminta maaf kepada bupati Ciamis saat itu.
“Saya mohon kepada semuanya termasuk rekan rekan jurnalis dan pembuat konten, untuk tidak memplintir permasalahan ini kedalam ranah politik. Mari kita buat suasana ini menjadi kondusif, tidak ada lagi ujaran kebencian atau saling tuding. Biarlah permasalahan antara kang Asep Devo dengan warga Panjalu yang sebetulnya hanya miss komunikasi ini berjalan baik dan ditangani proposional oleh pihak Polres Ciamis,” ucap Agus.
Sebetulnya masalah ini jangan terlalu dibesar besarkan, apalagi kita semua berharap, jangan terpancing dengan provokasi provokasi yang dapat merugikan seluruh komponen, baik masyarakat Panjalu atau dengan Asep Devo sendiri selaku Aktivis lingkungan hidup, imbuh Agus.
“Saya percaya rekan rekan wartawan, LSM, ormas termasuk para pembuat konten untuk dapat menyikapi permasalahan ini dengan bijak. Kita percayakan permasalah ini kepada pihak kepolisian, dan saya yakin pihak kepolisan akan bekerja secara profesional. Mudah mudahan ada solusi yang terbaik untuk kepentingan dan menciptakan kondusivitas baik di Ciamis maupun di Tasik,” pungkasnya.
