OPINI/Artikel

Permasalahan Korupsi Tuntas Dengan Islam

2
×

Permasalahan Korupsi Tuntas Dengan Islam

Sebarkan artikel ini

Oleh : Reni Juariah Ummu Keisya (Ibu rumah tangga/Aktivis Muslimah)

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan berkomitmen untuk mewujudkan good and clean goverment di lingkungan pemerintah Kabupaten Bandung, dengan kesamaan persepsi mengenai upaya tindakan antikorupsi. Hal tersebut terungkap pada acara Sosialisasi Penguatan Antikorupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Melalui momentum sosialisasi penguatan antikorupsi ini, saya mengajak seluruh elemen untuk secara nyata bersatu padu bangun budaya antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari, guna membangun peradaban dan akhlak baru yang bersih dari semua bentuk korupsi. Mari kuatkan komitmen untuk menciptakan good and clean government di Kabupaten Bandung,”ucapnya.

Pada kesempatan itu pula dirinya menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan upaya Pemkab Bandung memerangi korupsi dalam penyelenggaraan pemerintah yang dipimpinnya.

Dalam mencegah hal tersebut, Pemkab Bandung telah melakukan banyak hal, antara lain melaksanakan Reformasi birokrasi, perbaikan layanan publik, dan penguatan pengawasan secara lebih transparan dan akuntabel.

Korupsi seolah tiada akhir dinegri ini.pemberitaan media berjibun dan bergantian.koruptorpun beragam korupsi telah menjadi penyakit akut.seperti kanker yang sudah mengakar kuat. upaya mencabut ke akar tampaknya tak kuat.sebab budaya dan pelaku korupsi tak sendiri.mereka berjamaah dan saling melindungi untuk mencari cara selamat.korupsi telah melembaga adapun lembaga pemberantas korupsi tampak ny diamputasi UU KPK direvisi dan mendapat penolakan dari berbagai kalangan. apakah memang demokrasi menjadi pangkal korupsi ? atau sebaliknya orangnya yang doyan korupsi,sementara sistemnya baik baik saja? lantas, apa sebenarnya akar korupsi dinegri ini ? hal lumrah dan jamak diketahui publik terkait tukar guling jabatan demi hasrat kekuasaan. jika uang dijadikan segala-galanya untuk Naik kekuasaan. tak ayal ini menginformasi bahwa sistem politik demokrasi begitu korup.hasilnya,tumbuh subur praktik korupsi dengan ragam caranya.penyelewangan kekuasaan membuka ruang untuk suap,sikap koruptif ini dipicu oleh biaya politik yang mahal.

saatnya mengambil solusi Hakiki.
sistem politik demokrasi telah memberikan celah bertindak korupsi.tak malu lagi korupsi dilakukan berjamaah dan saling membantu menutupi masalahnya.pernyataan lord Acton bisa jadi benar Itu dsematkan pada sistem demokrasi.hal ini tentu berbeda dengan islam. dalam islam,kepemimpinan dan kekuasaan adalah amanah.tanggung jawab Itu tak hanya dihadapan manusia di dunia,tetapi juga di hadapan Allah di akhirat kelak.inilah langkah islam dalam memberantas korupsi dan mencegahnya.sanksi tegas dalam islam memberikan efek jera dan juga pencegah kasus serupa muncul berulang.karena itu hukuman keras bisa dalam betuk publikasi.stigmatisasi.peringatan.penyitaan harta .pengasingan.cambuk.hingga hukuman mati. khalifah umar pernah menyita kekayaan Abu sufyan dan membagi dua.setelah Abu sufyan berkunjung ke anaknya Muawiyah yang saat itu menjadi gubernur sham(Abdul qadim Zallum). karena itu Perubahan menuju ke arah islam dan solusi islam dalam memberantas korupsi harus segera dilaksanakan. upaya inilah yang membutuhkan kesungguhan dan komitmen untuk mewujudkan sistem pemerintah islah (khilafah) yang akan menerapkan syariah kaffah. sebagaimana disebutkan dalam hadits “imam/ kholifah adalah pengurus Rakyat dan Ia akan dimintai pertanggung jawaban atas Rakyat yang Ia urus” (HR.Muslim – Ahmad)

insyaAllah-walahua’lam bisawwab