Pewarta : Jeky
Koran Sinar Pagi,Sumedang – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menutup Acara Turnamen PBSI Sumedang x Eagle Cup 2023.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (24/8) sampai Sabtu (26/8) bertempat di Gor Tadjimalela, Jalan Pangeran Sugih Nomor 42, Kabupaten Sumedang.
Dikonfirmasi Koran Sinar Pagi, Sabtu, 26 Agustus 2023 Ketua Panitia Pelaksana turnamen, Gilang, mengatakan, turnamen ini diikuti pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/sederajat dari berbagai kecamatan di Sumedang mengikuti kejuaraan ini.
Dengan nomor yang dimainkan tunggal putra/putri, ganda putra/putri, hingga beregu putra/putri.
“Dan keluar sebagai juara dari utusan Kecamatan yang berasal dari kecamatan Tanjungsari,”kata Gilang.
Dia menjelaskan, kegiatan ini akan rutin diadakan setahun sekali. “Kami dari pengurus cabang PBSI akan terus mendorong pembibitan atlit di kabupaten Sumedang ini, sehingga kita memulai dari SD untuk penumbuhkembangan dari pembudayaan olahraga, juga membuat anak-anak muda makin giat berolahraga, “ujarnya.
Bagi kami, lanjut Gilang, sebagai pengurus cabang PBSI.kabupaten Sumedang memilik kewajiban untuk melaksanakan kejuaraan yang pesertanya berasal dari kabupaten Sumedang itu sendiri.
Gilang mengatakan acara tersebut, terseleggara bekerja sama dengan Eagle, sebagai Sponsor utama, dan dari dinasnya ada Disbuparpora, Dinas Pendidikan.
Para sponsor sangat membantu sekali terselenggaranya kegiatan turnamen ini, “mereka membantu dalam bentuk fresh money, atau Dalam bentuk produk,” jelasnya.
Salah satu pemenang, Yusrin (25) warga Desa Jatisari Tanjungsari Sumedang
merasa senang clubnya keluar sebagai juara Turnamen Bulutangkis Se-Kabupaten Sumedang.
Ditemui Koran Sinar Pagi Sumedang, usai pembagian Hadiah, ia merasa gembira, sebagai juara umum dia dan kawan-kawannya berhak mendapat piala dari PBSI Sumedang dan uang pembinaan sebesar Rp 4 Juta.
“Memang saya hobi dari dulu ketika di SMP hingga di SMA saya sekolah bulutangkis di Ivanalie.
Saat saya sekarang memiliki kesibukan bekerja di Disdukcapil Provinsi akhirnya kurang terasah.
Dengan adanya even ini, saya merasa bersyukur saya kembali dapat menyalurkan hobi saya,”ujarnya.
Dengan kemenangan ini saya dapat membanggakan orangtuanya yang merupakan pedagang di Pasar Tanjungsari.
“Adapun terkait dengan uang Rp. 4 Juta dari panitia akan dibagikan pada teman-teman untuk pembinaan bulutangkis selanjutnya,”jelasnya.
Camat Tanjungsari, Deni Nurdani Supandi yang hadir dalam penutupan di GOR Tadjimalela Sumedang, saat dikonfirmasi mengatakan, keikutsertaan dari Tanjusari dalam acara ini, bagian dari partisipasi dalam memajukan olah raga
Pihaknya mengatakan peserta dari Tanjusari dari mulai Peserta pada tingkat SD, SMP, Dewasa Putri, Dewasa Putra beregu, kelas Bebas juga ada, Aparatur Civil Negara (ASN), TNI/Polri dan umum beregu putra.
“Dan Alhamdulillah kita menang juara 1,”kata Deni.
Dan keberhasilan itu tanpa alasan ia lakukan Pembinaan khusus untuk cabang bulutangkis kami selenggarakan di GOR pada tiap desanya.
Untuk persiapan keikutsertaan turnamen
sekarang ini, prosesnya selama dua minggu.
“Kami menseleksi terdahulu, dari tiap pengurus besar (PB) yang ada di tiap Gedung Olah Raga (GOR) yang ada di Tanjungsari, dan kami pilih yang terkuat, dan berkat kegigihan mereka akhirnya mereka keluar sebagai juara.
Selanjutnya, langsung dibentuk tim. Kecamatan dalam turnamen ini Tanjung sari mengirim dua tim terkuat,”ujar Deni.
Bahkan di Tanjusari, lanjut Deni, terdapat sekolah bulu tangkis, warga yang berkeinginan dalam olah raga bulutangkis kita rangkul bersama, mudah-mudahan kedepan PBSI berlanjut rangka membangun silaturahmi.
Semoga muncul bibit-bibit dari tanjusari menjadi atlit baik porda maupun PON,” kata Deni, Camat Tanjungsari menjelaskan.***
