Partai Demokrat Mulai Tinggalkan Anies

0
296

Pewarta : Agus Lukman

Kabupaten Garut – Kader Demokrat Mulai Tinggalkan Anies Baswedan yang di Gadang Gadang Sebagai kandidat Bakal Calon Presiden dari Koalisi Perubahan. dukungan Partai Demokrat Ke Anies kemunggikan Kandas, pasca Jajaran Pengurus Partai Demokrat memerintahkan Semua Kader Demokrat Menurunkan Baligo Demokrat AHY – Anies di Seluruh Indonesia .

Di Kabupaten Garut, Video berdurasi 1.6 Menit tentang Peryataan sikap dan intruksi Resmi dari Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Garut untuk jajaran Kader Demokrat Beredar luas di Publik.

Berikut Petikan Video Dedi Rosadi selaku Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Partai Demokrat (PD) Kabupaten Garut.

“Assalamualaikum Wr Wb, Salam Demokrat Saya Kepala BPOKK DPC PD Kabupaten Garut, Mengucapkan Selamat Malam kepada Seluruh Dewan Pimpinan Anak Cabang dan Ranting Sekabupaten Garut, Saya menghimbau sesuai dengan Intruksi DPP Partai Demokrat, untuk segera Para Kader, DPAC dan Ranting Partai Demokrat se Kabupaten Garut untuk segera menurunkan Baligo dan Banner yang ada Gambar atau Fhoto Anies Baswedan, dikarenakan Anies saat ini bukan memperjuangkan Perbaikan dan Perubahan tiada lain dia seorang Penghianat,” ucapnya.

Dikatakan, penurunan Baliho dan Bander Gambar atau photo Anies, karena Anise dianggap sebagai penghianat.

“Sekali lagi saya tegaskan dia penghianat bukan pelopor perbaikan dan perubahan. Terima kasih wasalam Dedi Rosadi Demikian Petikan Video Dedi Rosadi Kepala BPOKK Kab Garut,” tambahnya.

Dedi Rosadi Kepala BPOKK DPC PD Kab Garut saat dikonfirmasi media Membenarkan Bahwa cuplikan Video tersebut Merupakan dirinya yang Mengintrukasikan ke Pengurus partai dan Kader Demokrat Se Kabupaten Garut pungkas Dedi Rosadi.

Terpisah Budi Rahadian wakil Sekertaris DPC Partai Demokrat Kab Garut saat di Konfirmasi Media, Membenarkan dinamika politik yang terjadi di tubuh Partai Demokrat, namun Mohon maaf belum bisa memberikan statment lebih lanjut Pungkas Budi Rahadian.