OPINI/Artikel

Urgensi Pembuatan Patung Soekarno Untuk Siapa?

adminsigiku.com
×

Urgensi Pembuatan Patung Soekarno Untuk Siapa?

Sebarkan artikel ini

Oleh : Siti Saadah (Ibu Rumah Tangga)

Patung merupakan suatu objek dua atau tiga dimensi yang dibuat oleh manusia. Patung pun sudah dikenal sejak dulu pada zaman kaum Quraisy, yang sebagian besar masyarakatnya membuat patung untuk dijadikan berhala. Namun, hal tersebut adalah salah. Allah SWT melarang umatnya untuk membuat patung apalagi sampai menyembahnya. Allah SWT mengharamkan perbuatan tersebut, dan orang yang melaksanakannya akan mempertanggung jawabkan perbuatannya dan mendapatkan dosa.

Seperti yang dilakukan oleh Forum Ulama Tokoh dan Advokat (FUTA) Jawa Barat dan juga ratusan massa menggelar aksi menolak pembangunan patung Suekarno di depan Gedung Sate, Kota Bandung, jum’at (25/8/2023).

Berdasarkan rencana, akan dibangun dua patung Soekarno berukuran raksasa yang akan dibagun di Bandung dan kawasan Walini, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Gelontoran anggaran disiapkan untuk membangun patung Sang Proklamator. Dalam aksi yang dilakukan mereka menyebut, pembangunan patung makhluk bernyawa tidak sesuai dengan ajaran Islam. Tak hanya itu, pembangunan patung ini bukan merupakan aspirasi dan kepentingan masyarakat Jawa Barat.

Pembangunan patung ini memakan biaya hingga milyaran bahkan triliunan Rupiah di tengah situasi masyarakat yang terhimpit berbagai permasalahan, terutama masalah ekonomi. Dengan dana sebesar ini, maka dapat digunakan untuk menegakkan kebijakan-kebijakan yang dapat mensejahterakan masyarakat Jawa Barat.https://www.detik.com

Seharusnya kita harus memahami apa arti sejarah sebenarnya. Dimana sejarah adalah sebuah upaya merekonstruksi masa lalu untuk kepentingan sekarang. Dengan demikian, sejarah bisa dimanipulasi, didistorsi, ataupun di utak-atik sesuai dengan kepentingan.

Tokoh dari Soekarno, karena dengan jasanya orang menyebutnya sebagai bapak proklamator. Tetapi, harus tetap dipandang sebagai orang yang apa adanya, ia melakukan kesalahan dan kekeliruan bahkan melakukan sebuah kebijakan yang fatal.

Penilaian posisi Soekarno dalam kronik sejarah Indonesia harus objektif. ” Setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan. Tidak perlu manusia dikultuskan karena sangat bertentangan dengan semangat tauhid, semangat meninggikan Allah SWT. Sang Maha Pencipta dan Pengatur.

Hukum dalam pembuatan patung adalah haram, “Jumhur ulama mengharamkan membuat patung, baik disembah maupun tidak disembah. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW.”Setiap orang yang membuat patung akan masuk neraka. Allah akan menjadikan nyawa untuk setiap patung yang ia buat, lalu patung itu akan mengazabnya di neraka jahanam.”

Selain itu pembuatan patung itu menyerupai tradisi orang kafir. Hadis riwayat Imam Abu daud, Rasulullah bersabda ” Barang siapa yang meniru-niru atau menyerupai orang kafir, maka ia termasuk ke dalam golongan mereka.”

Sebagai muslim, visi kepemimpinan politik Islam yang menegakkan Islam secara keseluruhan menjadi arah perjuangan bukan ke Sosialisme-Komunis atau Kapitalis sekular demokrasi.

Pembangunan patung siapapun, khususnya patung Soekarno di Jawa Barat dan dimanapun, baik dari sisi haramnya, dari tinjauan syariat, ketidakbermanfaatan untuk rakyat, dan dugaan kuat menjadi topeng kepentingan kapitalis oligarki.

Islam mencegah umatnya melakukan tindakan dan praktik yang memiliki unsur syirik (mempersekutukan Allah SWT) dan menyerupai praktik jahiliyah. Islam juga melarang tindakan membangun, mengukir atau memahat segala bentuk patung berbentuk manusia atau hewan untuk tujuan ibadah peringatan atau sebagainya.

Dalam Al-Qur’an surat Al-Anbiya ayat 51-54, Allah SWT berfirman mengenai perilaku penduduk di zaman Nabi Ibrahim dimana mereka menyembah patung-patung. Nabi Ibrahim pun mengingatkan penduduk bahwa mereka dalam kesesatan.
Wallahu a’lam bish shawwab