Pewarta: S. Gervan Epsa
Koran Sinar Pagi, Karawang – Dalam acara “Sarasehan Ngaguar Sejarah Singaperbangsa” yang berlokasi di Pendopo Makam Adipati Singaperbangsa, Desa Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Sabtu (9/9/2023). Karaton Sumedang Larang (KSL) diwakili oleh YM Radya Anom Luky Djohari Soemawilaga menjadi Narasumber dalam acara tersebut.
Disambut dengan Tarian Persembahan Badaya, Keluarga KSL didampingi Forkopimda lalu Forkopimcam yang mendampingi menuju Pendopo Makam Adipati Singaperbangsa.
Ketika dilokasi, YM Radya Rd. Anom Luky Djohari Soemawilaga selaku Narasumber mengatakan, pada kesempatan ini saya mewakili KSL diberi mandat oleh Pemerintah Kabupaten Karawang sebagai narasumber untuk membedah sejarah Singaperbangsa versi Sumedang. Sabtu (9/9/2023)
“Tentunya dalam acara ini ada pembahasan yang akan menemukan titik point asal-usul sejarah Singaperbangsa lalu Silsilah keturunan Singaperbangsa sendiri. Kemudian kami akan memberikan paparan yang di dasari dari catatan atau naskah yang berada di Sumedang,” jelasnya
Lanjut Luky, dalam pembahasan ini tentunya ada beberapa sumber primer yang akan kita diskusikan tentunya. Bahwasanya Singaperbangsa ini adalah betul-betul trah atau keturunan dari Sumedang Larang, yaitu trah dari Prabu Geusan Ulun yang memiliki putra yaitu Kyai Rangga Permana/ Kyiai Batarakalasa atau dikenal juga Prabu Dimuntur yang melahirkan Singaperbangsa I, II, III, dst.
Tidak hanya Radya Anom Rd. Luky Djohari Soemawilaga yang memberikan paparan, Tumenggung Paguyuban Sumedang Larang (PSL) Rd. H Abuh Bukhori pun menambahkan , adanya acara ngaguar (membedah sejarah – red) Singaperbangsa mudah-mudahan kedepannya terungkap siapa Singaperbangsa yang sebenarnya.
Juru Kunci Makam Adipati Singaperbangsa Karawang, Cahya Permana berharap, saya selaku ketua panitia acara Sarasehan Ngaguar Sejarah Singaperbangsa ini tentunya bisa menjadi acuan dalam rangka cita-cita kami untuk membukukan tentang sejarah Singaperbangsa yang asli dari berbagai sumber.
“Mudah-mudahan kedepannya setelah acara ini sudah tidak ada lagi perdebatan mengenai Singaperbangsa, yang minimal ada kesepakatan dari berbagai versi untuk kedepannya. Dan dalam acara ini lah sejarah Singaperbangsa yang sebenarnya,” pungkasnya
Sementara itu, Kadisparbud Kabupaten Karawang, Yudiawan menambahkan, mengucapkan terimakasih banyak kepada pihak KSL , Disparbudpora Kabupaten Sumedang, lalu panitia yang sudah mensukseskan acara ini. Mudah-mudahan dengan adanya acara ini, masyarakat Kabupaten Karawang khususnya bisa lebih mengenal siapa Singaperbangsa.
Lalu dilanjut dengan acara pemberian cendramata Kereta Kencana Nagapaksi dari Disbudparpora Kabupaten Sumedang kepada Kadisparbud Kabupaten Karawang, dan Cendramata Mahkota Binokasih dari Karaton Sumedang Larang kepada Kepala Desa Manggungjaya.
Tutut hadir dalam acara Sarasehan Ngaguar Sejarah yaitu :
1. Keluarga Keraton Sumedang Larang
2. Kadisparbud mewakili Bupati Karawang
3. Mantan Bupati Kabupaten Karawang
3. Forkopimda
4. Forkopimcam
5. Para tokoh Agama
6. Para tokoh Adat Budaya
7. Masyarakat Kabupaten Karawang
8. Aparat Desa Manggungjaya
Selaku Narasumber adalah :
1. YM Radya Anom Rd. Luky Djohari Soemawilaga (Perwakilan Karaton Sumedang Larang)
2. Obar Subarja (Sejarawan Karawang)
3. Pandu Radea (Litbang Museum Galuh Cisaga Ciamis)
Masyarakat yang hadir sangat antusias dalam acara ini sehingga bisa berjalan dengan khidmat dan lancar.*****
