OPINI/Artikel

Peran Pemuda dalam Politik

adminsigiku.com
×

Peran Pemuda dalam Politik

Sebarkan artikel ini

Oleh : Siti Saadah (Ibu Rumah Tangga)

Pemerintah Kabupaten Bandung, menggelar pendidikan politik bagi organisasi kepemudaan (OKP) dengan tujuan mencegah terjadinya konflik sosial.

Menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol) Bangbang Sukmawijaya, pendidikan politik akan membentuk rakyat melek politik dan lebih kreatif dalam kegiatan pembangunan masyarakat. Menurutnya, “pendidikan politik merupakan metode yang cukup efektif untuk mencegah konflik sosial dalam politik”. Di Soreng, Kabupaten Bandung Rabu.

Pendidikan politik merupakan kebutuhan bagi setiap orang agar dapat menentukan sikap secara rasional dan dapat dipertanggungjawabkan serta menjadi partisipan politik yang berkualitas. Selain itu penyelenggaraan pendidikan politik pada kalangan muda penting sebab kecerdasan politik dengan nilai budaya dan etika yang memadai satu hal esensial untuk dimiliki generasi muda.

“Khususnya pada generasi muda dalam kehidupan berpolitik dengan mendorong terciptanya mekanisme komunikasi politik yang sehat, dinamis, dan bertanggungjawab dalam upaya terwujudnya masyarakat yang demokratis” katanya.

Ia berharap pendidikan politik dapat menambah wawasan, daya analisis dan penelaahan terhadap penomena kehidupan politik masyarakat yang demokratis sebagai peningkatan peran serta masyarakat. Dan dengan cara-cara kreativitasnya akan membuat demokratis menjadi tidak kaku. Di lansir dari https://jabar.antaranews.com

Berbicara soal politik sangatlah penting karena politik merupakan salah satu cara dari pemerintah untuk mengatur jalannya suatu pemerintahan dan mengorganisir suatu negara atau wilayah dalam proses pembuatan kebijakan, dan pengambilan keputusan politik.

Sistem politik biasanya dibagi menjadi tiga pembagian yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Legislatif bertanggung jawab dalam membuat atau merumuskan suatu undang-undang dalam suatu negara. Eksekutif bertanggung jawab sebagai eksekutor atau yang bertindak dalam menjalankan undang-undang tersebut. Sedangkan yudikatif bertanggung jawab dalam mengawasi atau mengadili suatu perkara terutama yang melanggar peraturan perundang-undangan.

Generasi muda merupakan generasi harapan umat dan masa depan umat ditentukan oleh generasi hari ini. Oleh karena itu, setiap generasi muda terutama yang masih berstatus menuntut ilmu merupakan tulang punggung peradaban. Generasi muda adalah faktor penentu keberlangsungan masa depan umat dan peradaban.

Oleh karena itu, pemuda wajib tahu akan agamanya secara kaffah. Pasalnya agama islam tidak memisahkan antara agama dan kehidupan termasuk dalam berpolitik. Seorang pemuda wajib tahu apa itu politik Islam. Satu sisi mereka mengganggap politisasi dan partai tidak mampu mengatasi persoalan. Namun, mereka masih berharap dengan penyempurnaan praktek demokrasi menjadi solusi.

Selama ini anggapan bahwa politik itu kotor, sedangkan agama itu bersih sering didapati dikalangan pemuda. Padahal, Islam sendiri sangat lekat dengan politik dam erat sekali hubungannya dengan dakwah.

Berpolitik bukan hanya untuk para pejabat saja karena setiap muslim punya kewajiban untuk terlibat di dalamnya, termasuk pemuda. Entah mereka itu turut serta dalam melakukan muhasabah kepada penguasa atau pemerintah.

Politik dalam islam meliputi aktivitas dakwah untuk menunjukkan kebenaran di tengah-tengah masyarakat. Selain itu terlibat dalam perjuangan mewujudkan tegaknya Islam secara menyuluruh. Begitu pula ketika pemuda turut dalam mengaruskan syariat Islam sebagai aturan hidup bermasyarakat dan bernegara, itu juga bagian dari politik. Jadi politik itu bukan kegiatan pilih memilih dalam pemilu saja.

Rasul adalah contoh terbaik sosok seorang politisi. Beliau bukan hanya seorang Rasul, tapi juga seorang kepala negara. Beliau mengatur masyarakat dengan aturan Allah seraya mengurus rakyatnya sesuai dengan hukum-hukum Allah. Sebagaimana firman Allah dalam surat Annisa ayat 64 yang artinya :”Tidaklah kami mengutus kamu(Muhammad) melainkan untuk ditaati atas izin Allah.”

Hukum-hukum islam saat ini belum diterapkan maka kewajiban pemudalah untuk terlibat dalam dakwah yang bertujuan menegakkan kembali hukum islam secara sempurna. Jadi, sebagai pemuda sudah seharusnya paham politik Islam yang akan mengantarkan pada tujuan perjuangan yang hakiki yakni dengan penerapan Islam secara sempurna yang mampu mengatasi persoalan umat sampai ke akarnya, sehingga bisa mengantarkan umat pada kesejahteraan umat dan membawa rahmat bagi seluruh alam.

Wallahu’alam bishawab