Merampas Lahan Secara Zalim Adalah Haram

0
198

Oleh :  Emy (Aktivis Muslimah)

Warga Melayu diRempang menjerit pilu, lahan yang mereka tempati sejak turun-temurun tanpa mereka ketahui ternyata kepemilikannya sudah berpindah tangan, kini mereka dihadapkan pada penggusuran, diatas tanah mereka akan dibangun perusahaan Rempang Eco City, dikepulauan Rempang juga akan dibangun juga industri Silika dan Solar panel milik perusahaan China, pemerintah memaksa warga untuk mengosongkan lahan mereka segera meski banyak menuai ancaman pemerintah akan tetap akan melanjutkan proyek tersebut, konflik Rempang menambah deretan persoalan diTanah Air dan dalam kasus Rempang ini pemerintah berdalih warga tidak memiliki hak kepemilikan dan hak pemanfaatan, karena itu pemerintah mengklaim kebijakan diRenpang adalah pengosongan bukan penggusuran begitu ungkap Mentri Agraria dan Tata Ruang Hadi Tjahjanto.

Dengan adanya konflik Rempang ini masyarakat yang sudah puluhan bahkan ratusan tahun yang turun temurun menempati tanah Rempang itu tentu merasa terusik dan terusir oleh kebijakan pemerintah sekarang ini, pemerintah tidak memikirkan nasib para penduduk Rempang jika mereka diusir mereka harus tinggal dimana padahal itu tanah kelahiran nenek moyang mereka yang tidak semudah itu mereka bisa meninggalkannya, disini pemerintah hanya mementingkan para pengusaha atau kaum kapitalis yang bermodal besar, yang ada dalam benak kaum kapitalis hanyalah untung yang sebesar-besarnya tidak peduli rakyat kecil menderita, beda sekali dengan sistem Islam yang melindungi harta masyarakat secara total termasuk lahan, Islam mengatur skema kepemilikan lahan secara adil, Islam juga membolehkan negara khilafah membagikan lahan kepada warga secara cuma-cuma.

Dari berbagai konflik tentang penggusuran belum ada solusinya, akan tetapi malah bermunculan masalah yang lainnya dan ini akibat tata kelola lahan yang rusak, dan keberpihakan penguasa kepada pengusaha bukan kepada rakyat, sengketa lahan dan perampasan lahan tidak akan pernah tuntas selama tidak dikelola oleh syariat Islam, walhasil solusi untuk menuntaskan masalah Rempang adalah menerapkan sistem Islam secara kaffah dalam bingkai khilafah, karena Islam yang bisa memberi perlindungan secara menyeluruh dan berkeadilan untuk semua umat manusia.

Wallahu A’lam Bisshowab…