Pewarta: S. Gervan
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Kabupaten Sumedang mempunyai begitu banyak warisan Seni dan Budaya. Salah satu warisan tradisi dari Leluhur Sumedang Larang yaitu Panah Kasumedangan. Dalam rangkaian acara Festival Budaya Karaton Sumedang Larang terdapat acara Pasanggiri Panah Kasumedangan.
Ketua Wadah Endong Panah, Bayu Gustia Nugraha mengatakan, Alhamdulillah saya ucapkan terimakasih khususnya kepada Karaton Sumedang Larang yang telah menyelenggarakan Festival Budaya, yang mana di dalamnya terdapat Pasanggiri Panah Kasumedangan. Minggu (24/9/2023)
Yang berlokasi di Lapangan Landing Toga, Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Pasanggiri Panah Kasumedangan Gelombang II tingkat Jawa Barat dan Priangan Timur.
“Pamalon (Peserta – red) juga terdiri dari beberapa tamu kehormatan seperti dari Kasultanan Ngayogyakarta, yang langsung diutus untuk mengikuti lomba ini. Tradisi Panah Kasumedangan ini biasa dilakukan oleh para leluhur Sumedang pada zaman dahulu nya,” ucapnya
Lanjut Bayu, kegiatan ini dilakukan pada zaman 1706M oleh para leluhur Sumedang dahulu nya yang digunakan untuk berburu, dan Alhamdulillah sampai sekarang masih bisa dijaga oleh kita tradisi Panah Kasumedangan ini.
“Sekarang digunakan untuk ajang olahraga Tradisional. Besar harapan kami, khususnya saya sebagai Ketua Endong Panah mengajak kepada seluruh masyarakat Sumedang untuk lebih melestarikan kembali Panah Kasumedangan ini,” ujarnya
Sementara itu, YM Radya Anom Luky Djohari Soemawilaga sebagai Peserta Pasanggiri Panah Kasumedangan sekaligus Ketua Pelaksana Festival Budaya Karaton Sumedang Larang mengatakan, kegiatan Pasanggiri Panah Kasumedangan kali ini cukup sukses karena dihadiri beberapa Pemanah daerah.
“Sumedang sebagai Puser Budaya tentu nya memiliki fungsi sebagai pusat pengembangan pelestarian budaya, jelas ini harus berjalan konsisten, melestarikan budaya kita khususnya Budaya Panahan Tradisional Panah Kasumedangan,” tungkasnya
Selain itu, dikatakan Pemenang Lomba Juara 1 Pasanggiri Panah Kasumedangan sekaligus Perwakilan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, KMT. Nitya Prayitno Poespita (Mbah Dono), saya ucapkan banyak terimakasih kepada Karaton Sumedang Larang yang telah menyelenggarakan Pasanggiri Panah Kasumedangan ini.
“Sangat luar biasa rekan-rekan dari jemparingan Kasumedangan yang terdiri dari beberapa daerah yang menjadi satu di acara Pasanggiri Panah Kasumedangan ini. Saya melihat disini sangat banyak potensi-potensi dari rekan-rekan untuk menjaga budaya lebih istimewa lagi,” tutupnya****













