Oleh.: ENTIN HAYATIN (Ibu Rumah Tangga)
Sangat memilukan ketika dua jenazah tidak bisa dimakamkan karena tidak ada keluarga dan keterbatasan biaya dari yayasan yang mengurusnya. Ini terjadi di sebuah mushola di Jl. Ki Astra Manggala nomor 9, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Menurut pengurus rumah singgah Baraya ojol Selatan (BOBS) peduli, Hary Kurniawan hamijaya mengatakan kedua jenazah tersebut berusia 30 tahun dan 50 tahun, keduanya berjenis kelamin laki-laki.
Dengan biaya yang cukup mahal sekitar 1,5 juta sehingga untuk melaksanakan kewajiban fardhu kifayah pun terhentikan karena terbentur biaya.
Sulitnya hidup di sistem kapitalis, jangankan untuk memenuhi kebutuhan hidup, orang yang sudah meninggal pun masih merasakan kesulitan di sistem kapitalis, sehingga tidak bisa bersegera untuk dikuburkan. Sistem kapitalis yang membuat kita serba sulit dalam menjalankan kehidupan, biaya hidup terus melambung sedangkan lapangan pekerjaan sulitnya minta ampun, banyak para pekerja yang di PHK para pedagangpun banyak yang kena imbasnya dari sistem sekuler ini, maka tidak heran kalau banyak manusia yang menghalalkan segala cara dari mulai mencuri menjambret mencopet atau menipu orang, sampai-sampai menguburkan jenazah saja butuh biaya di mana peran negara yang harus bertanggung jawab atas semua kebutuhan rakyatnya.
Berbeda halnya dengan sistem Islam, Islam mengajarkan kita untuk saling tolong-menolong, saling mengingatkan atau Amar ma’ruf nahi mungkar dan para penguasa pun serius dalam menjalankan roda pemerintahannya terkhusus mengurusi atau meriayah umatnya, penguasa akan menjalankan sepenuhnya aturan-aturan kehidupan yang sesuai dengan hukum-hukum Allah karena sejatinya penguasa atau pemimpin itu adalah pelindung bagi rakyatnya dalam keadaan suka ataupun duka.Penguasa Islam akan selalu memperhatikan dari berbagai aspek kehidupan seperti pendidikan ekonomi budaya politik dan hukum begitupun kebutuhan sehari-hari pemerintah akan selalu memenuhi kebutuhan rakyatnya termasuk akan mensegerakan dalam pemakaman jenazah dan negara menyiapkan segala kebutuhannya begitupun masyarakatnya yang peduli akan saling tolong-menolong karena merasa bahwa menguburkan jenazah itu adalah salah satu kewajiban fardhu kifayah.
WALLAHU’ALAM BISYAWAB.
