Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd.
(Dewan Pembina PGRI Kota Sukabumi)
Dirjen GTK Prof. Dr. Nunuk Suryani dan Sesditjen GTK Temu Ismail M.Si., menerima aktivis dari PB PGRI, Para Ketua PGRI Provinsi dan Dewan Pembina PGRI daerah.
Sunggguh sebuah dialog yang penting di ruang khusus Dirjen GTK Kemendikbud Ristek. Dialog yang sangat cair, humanis dan penuh kekeluargaan.
Tim PGRI yang terdiri dari pengurus PB PGRI, para Ketua PGRI Provinsi dan Dewan Pembina PGRI. Dialog yang membedah masa depan guru Indonesia.
Para aktivis PGRI sepakat dengan Dirjen GTK agar nasib semua guru (ASN dan honorer) harus lebih baik. PGRI sebagai organisasi profesi pun wajib menjadi mitra pemerintah, demi nasib guru Indonesia.
Dirjen GTK adalah “orangtua” seluruh guru di Indonesia. Ditjen GTK lah yang selalu berusaha dan khusus memperbaiki nasib dan masa depan guru Indonesia.
Prof. Dr. Nunuk Suryani mengajak semua guru, semua aktivis organisasi guru untuk benar-benar fokus pada nasib guru. Terutama organisasi guru harus memihak pada guru, sebagaimana spirit kehadiran Dirjen GTK.
Kemitraaan, kerjasama, kolaborasi dan kritik konstruktif dari organisasi guru adalah penting. Keseiramaan antara Dirjen GTK dan organisasi guru sangat positif untuk kebaikan dan masa depan guru Indonesia.
