Pewarta : Roy P
Kota Ambon – Pj.Walikota Ambon, Bodoewin Wattimena menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H yang digelar oleh majelis ta’lim Sulawesi Tenggara yang berada di kota Ambon, bertempat di Dusun Taenno Bawah, Negeri Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Minggu (20/10/2023).
Turut hadir dalam perayaan tersebut Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rostyna S.Sos.M.Si, bersama ibu – ibu majelis ta’lim.
Watimena dalam sambutannya menyatakan, pihaknya terus berupaya membangun Kota Ambon menuju ke arah yang kita cita-citakan bersama.
“Atas nama Pemerintah Kota Ambon Ambon, kami mengucapkan terima kasih memberikan apresiasi kepada ibu-ibu majelis taklim Sulawesi Tenggara Kota Ambon, yang telah berinisiatif untuk melaksanakan perayaan maulid nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam di saat ini,” ucapnya.
Dikatakan, untuk terus membangun Kota Ambon, dibutuhkan dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat.
“Upaya kita membangun kota ini tidak saja dilakukan semata-mata untuk membangun, memperjuangkan pembangunan fisik, tetapi juga membangun mental spiritualitas umat beragama di Kota Ambon, Implementasi dari upaya untuk untuk membangun mental spiritualitas itu terwujud lewat peran serta dari seluruh elemen masyarakat umat beragama di Kota Ambon termasuk ibu ibu majelis ta’lim,” tuturnya
Ia menilai penting untuk membentuk majelis ta’lim dilingkungan Pemkot Ambon, karena menurutnya bisa menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa ibu – ibu ASN dilingkup Pemerintah Kota Ambon.
“Setiap momentum keagamaan yang dilaksanakan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk ibu ibu majelis ta’lim, Pemerintah Kota Ambon selalu memberikan dukungan,” tambahnya.
Dengan kegiatan keagamaan yang dilakukan tersebut, diharapkan kualitas iman dan spiritualitas umat Islam di Kota Ambon terus meningkat.
Ia percaya bahwa kehidupan bersama dalam bingkai kebersamaan, dibalik kemajemukan dan keragaman yang ada akan mampu mempersatukan, minimal umat Islam dan keluar dengan umat beragama yang lain sehingga kita bisa tetap menjaga kerukunan beragama di kota Ambon.
“Itu akan menjadi modal dasar kita untuk membangun kota ini, karena itu sekali lagi pemerintah kota Ambon berterima kasih kepada ibu – ibu majelis ta’lim,” ucapnya
Ia juga mengingatkan bahwa semua yang hadir lewat momentum ini terkhususnya umat Islam akan berupaya untuk meneladani semua perilaku akhlak yang telah ditunjukkan oleh Nabi besar Muhammad.
“Kita berharap akhlak baik dan perbuatan baik yang telah di tunjukan ini dapat diteladani, dicontoh lalu di kongkrit dalam setiap perilaku dari bapak dan ibu basudara umat Islam sekalian, Saya yakin itulah yang kita ingin capai dari acara seperti ini,” tutupnya.
Di kesempatan yang sama Anggota DPRD Provinsi Maluku, Rostyna S.Sos., M.Si yang juga selaku pembina majelis ta’lim menyatakan terkait dengan kegiatan perayaan Maulid nabi Muhammad SAW kita harus saling belajar, kajian-kajian dan itu di lakukan setiap minggu, banyak hal yang bisa dipelajari baik itu Alquran hadis ataupun permasalahan kekinian.
Saling menumbuhkan rasa cinta kita kepada nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. seperti yang telah diriwayatkan sebelum kelahiran Nabi sampai pada akhir hayat Nabi yang dipenuhi dengan cerita-cerita tentang bagaimana Rasulullah itu Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam lebih mengutamakan orang lain dibandingkan dirinya sendiri dan keluarganya.
“Melalui perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kita bisa meneladani pribadinya yang sangat luar biasa, tidak ada perselisihan tidak ada permusuhan yang ada hanya menyayangi dan berkasih sayang, baik itu diantara sesama muslim maupun diluar non muslim, baik juga untuk keluarganya atau untuk masyarakat dan sekitarnya,” imbuhnya.
Peringatan maulid nabi Muhammad Saw bukan saja menjadikan para ibu-ibu Majelis Ta’lim ini baik untuk dirinya sendiri dalam beribadah akan tetapi semestinya mungkin menjadikan semua orang baik seperti Nabi Muhammad SAW.
Dalam peringatan Maulid, dia bersyukur bahwa Nabi Muhammad telah diutus untuk memberikan petunjuk kepada jalan serta sifat yang baik dan buruk. Semua ajaran Nabi Muhammad SAW adalah tuntunan yang baik dan patut diikuti.
“Prinsipnya, peringatan Maulid Rasulullah yang dilakukan setiap tahunnya merupakan bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW,” pungkas.
