Pewarta : Rizki Vicky EPSA
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Ratusan mahasiswa dan mahasiswi dari Fisip Universitas Sebelas April mngunjungi Bale Agung Srimanganti Karaton Sumedang Larang(KSL), dalam suatu pertemuan yang penuh semangat dalam rangka Study Tour yang di laksanakan pada hari Senin (13/10). Acara ini menjadi momentum penting bagi akademis tertentu untuk saling berbagi ide dan pengalaman, menciptakan suasana yang harmonis di tengah-tengah Karaton Sumedang Larang.
Dengan pemateri langsung oleh Rd.Luky Djohari Soemawilaga sebagai Radya Anom Karaton Sumedang Larang, menyampaikan nilai – nilai kasih sayang yang di terapkan dalam kehidupan sehari – hari sosial masyarakat dan bernegara yang terkandung dalam Mahkota Bino Kasih Sangyang Pake.
Selain Radya Anom, juga di lengkapi Mantrijero,Baletatapraja,serta Panata lainya saat penyambutan membuat mahasiswa/i dari Universitas Sebelas April semakin antusias dalam acara study tour tersebut.
Dalam sambutanya , Rd.Luky , Menyampaikan, “Mahkota Bino kasih ini mempunyai nilai filosofi yang terkandungnya harus kita terapkan dalam kehidupan sehari – hari, karena secara garis besar bahwa Bino Kasih memiliki nilai kasih sayang.Dan Karaton Sumedang Larang sebagai sentrum budaya yang memiliki fungsi sebagai pusat pelestarian dan pengembangan budaya di daerah. Maka sudah sepatutnya nilai – nilai yang terkandung di aplikatifkan sebagai identitas bangsa bernegara” Ucap, Rd.Luky Djohari Soemawilaga, sebagai Radya Anom KSL, di Bale Agung Srimanganti ,kepada Koransinarpagijuara.com,Senin (13/11/23).
Para peserta juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Karaton Sumedang Larang yang telah memberikan dukungan penuh untuk kegiatan ini. Dengan semangat kolaboratif, mereka berharap bahwa pertemuan seperti ini dapat terus diadakan untuk memperkuat solidaritas dan sinergi di kalangan mahasiswa dan mahasiswi.
“Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan mahasiswi lainnya untuk aktif terlibat dalam kegiatan serupa. Selain itu, keberhasilan acara ini mencerminkan semangat positif yang terus berkembang di kalangan generasi muda Sumedang.” Harap Tedi marliadi nurwan sebagi dosen Fisip Unsap .****











