Ragam

Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid Salurkan 500 Paket Sembako di Ponpes Dzikir Al Fath

adminsigiku.com
×

Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid Salurkan 500 Paket Sembako di Ponpes Dzikir Al Fath

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Fadhel

Kota Sukabumi – Ketua Umum Garda Mawar, Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid, yang juga dikenal sebagai Komandan Tim Khusus Presiden, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Dzikir Al Fath dalam rangka kegiatan sosial menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 RI.

Dalam kunjungan tersebut, Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid bersama rombongan menyalurkan bantuan berupa 500 paket sembako kepada para santri dan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Dzikir Al Fath.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta meringankan kebutuhan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara unsur masyarakat, pesantren, dan berbagai elemen sosial.

Kedatangan rombongan disambut dengan pertunjukan seni budaya Bola Leungeun Seuneu serta seni bela diri Pencak Silat yang ditampilkan oleh para Pendekar Sang Maung Bodas.

Penyambutan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan melestarikan seni budaya serta tradisi masyarakat Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Maha Guru Paguron Pencak Silat Sang Maung Bodas, KH. M. Fajar Laksana, menyerahkan Golok Pusaka Kala Petok (bersertifikat) kepada Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol pelestarian warisan budaya dan nilai – nilai tradisi.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan perhatian terhadap para santri serta masyarakat sekitar yang diwujudkan melalui kegiatan sosial dan pemberian bantuan sembako,” ucapnya, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan semangat kebersamaan.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang berbagi dengan masyarakat, juga memperkuat sinergi dalam menjaga nilai – nilai sosial, budaya, dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat.