Seni dan Budaya

Ngahiji Ngawangun Situraja! Karnaval Budaya hingga PONGDUT Bikin Milangkala ke-116 Makin Meriah

adminsigiku.com
×

Ngahiji Ngawangun Situraja! Karnaval Budaya hingga PONGDUT Bikin Milangkala ke-116 Makin Meriah

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Gervan

Kab. Sumedang – Ada suasana berbeda di Kecamatan Situraja pada Sabtu, (26/9/2026). Masyarakat berkumpul menikmati rangkaian Milangkala ke-116 Kecamatan Situraja yang diisi dengan Karnaval Budaya, RINJING dan hiburan PONGDUT.

Bukan sekadar pesta ulang tahun kecamatan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan masyarakat. Tradisi, kreativitas, hiburan dan kebersamaan berpadu dalam satu perayaan.

Karnaval budaya menghadirkan warna tersendiri. Masyarakat dapat menyaksikan beragam kreativitas dan potensi budaya yang menjadi bagian dari identitas Situraja.

Camat Situraja, Cecep Supriatna, S.STP., M.I.P., menyampaikan bahwa semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam peringatan Milangkala tahun ini.

“Kami ingin Milangkala ini menjadi milik seluruh masyarakat Situraja. Bukan hanya pemerintah kecamatan, tetapi seluruh desa, tokoh masyarakat, pemuda, pelaku seni dan seluruh warga bisa ikut berpartisipasi. Inilah semangat ‘Ngahiji Ngawangun Situraja’,” ungkap Cecep.

Ia menambahkan, kegiatan budaya dan hiburan diharapkan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat.

“Kita boleh bergembira dan menikmati hiburan, tetapi yang paling penting adalah bagaimana momentum ini semakin mempererat persaudaraan. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun Situraja secara bersama-sama,” tuturnya.

Setelah rangkaian Karnaval Budaya dan RINJING, masyarakat kemudian disuguhi hiburan PONGDUT yang menambah semarak suasana Milangkala ke-116.

Bagi masyarakat Situraja, perayaan tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa perjalanan sebuah wilayah bukan hanya tentang angka usia, tetapi juga tentang masyarakat, budaya, tradisi dan kebersamaan yang terus tumbuh dari generasi ke generasi.

Milangkala ke-116 pun menjadi panggung kebersamaan—merayakan perjalanan, menjaga budaya, dan menatap masa depan Situraja dengan semangat “Ngahiji Ngawangun Situraja”.