Pewarta: Dwi Arifin
(Koran SINAR PAGI)-, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat merespon soal usulan pergantian nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menjadi Abdul Chalim. Usulan datang dari masyarakat setempat dan tokoh Majalengka baru-baru ini.
Anggota DPRD Jabar Daddy Rohanady merespon baik usulan yang muncul di kalangan masyarakat setempat dan tokoh Majalengka.
“Makanya pada prinsipnya saya sebagai salah satu dari 120 dewan mendukung siapapun yang dipake nantinya untuk nama Bandara nantinya,” katanya.
Dirinya menilai, munculnya usulan perubahan nama Bandara BIJB menjadi Abdul Chalim merupakan salah satu upaya penghormatan kepada Abdul Chalim sebagai pahlawan nasional.
“Satu nama pengganti Kertajati adalah Abdul Chalim karena kenapa, karena pahlawan nasional yang baru saja dikukuhkan kemarin,” ungkapnya.
Daddy menilai, selain karena jasanya sebagai pahlawan Nasional, Abdul Chalim adalah putra daerah yang dapat memberikan nilai -nilai kebaikan untuk masyarakat setempat.
“Saya kira ini kan baru usulan, dan kebetulankan lokasinya juga ada di Majalengka dan putra daerah bernama KH Abdul Chalim jadi sah-sah saja,” pungkasnya.
