100 Laskar Ormas Islam Siap Memburu Geng Motor Pelaku Pembacokan

0
197

Pewarta : Tono Efendi

Koran Sinar Pagi, Kota Tasikmalaya,- Mensikapi pembacokan terhadap dua orang pejalan kaki Rian (36) warga Babakan Kaler Kelurahan Sambongpari Kec Mangkubumi Kota Tasikmalaya dan Atang (32) warga Sambong Tengah Kelurahan Sambongpari Kecamatan Mangkubumi di jln SL.Tobing minggu ( 17 Desember 2023 ) pukul 00.21 WIB yang menyebabkan luka cukup parah di kepala bahkan salah satunya mendapat 40 jahitan dan jari kelingking tangannya nyaris putus hingga 13 jahitan, membuat geram tokoh dan aktifis ormas Islam Kota Tasikmalaya.

Salah satu tokoh ormas Islam KH Yan-yan Al Bayani.S.Kom.I., M.Pd yang juga Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya mengungkapkan bahwa kejadian tersebut menjadi catatan atas kinerja aparat dalam memberi rasa aman kepada masyarakat.

“Aparat keamanan mestinya bisa mengantisipasi kejadian tersebut. Keberadaan geng motor yang secara terbuka sering kali berkonvoi di jalan dengan menggeber knalpot bisingnya harusnya bisa dicegah sebelum mereka berbuat onar yang meresahkan masyarakat,” tegasnya kepada Koran Sinar Pagi, Senin (18/12/2023).

Lebih jauh Kyai Yan yan menuturkan, dengan kejadian pembacokan kemarin, banyak warga yang ketakutan saat pulang kerja atau aktifitas lainnya di malam hari, tuturnya.

Dengan demikian ia mendesak aparat kepolisian segera menangkap geng motor pelaku pembacokan tsb sesegera mungkin.

“Bila dalam waktu 2 x 24 jam pelaku belum tertangkap juga, maka ia bersama ormas islam di Tasikmalaya akan memburu pelaku agar diproses hukum sesuai perundang undangan yang berlaku,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Sekjen ALMUMTAZ Abu Hazm menandaskan, ia bersama gabungan Ormas Islam telah menyiapkan 100 laskar terpilih yang akan diterjunkan untuk memburu pelaku dan secara rutin setiap malam akan melakukan pengintaian di semua titik yang rawan.

Kejadian pembacokan oleh Geng Motor Minggu dini hari kemarin membuat warga menjadi khawatir. Yanto (36) warga Cikiray mengungkapkan banyak rekan rekannya yang pulang kerja di malam hari menjadi was was dengan kejadian tab. Ia berharap aparat segera mengungkap kasus tersebut dengan terang benderang serta menghukumnya dengan seberat beratnya agar menjadi efek jera buat anggota geng motor lainnya, harapnya. (***)