Pewarta : Awing
Kab.Jeneponto – Sejumlah kepala sekolah di Kabupaten Jeneponto mengaku kesulitan menyampaikan laporan terkait berbagai permasalahan yang terjadi disekolahnya, termasuk kondisi fisik gedung sekolah, pasalnya Kepala Bidang Manajemen SD pada Dinas Pendudikan dan Kebudayaan Kab.Jeneponto, Hasanuddin, kerap kali tidak berada di kantor.
Seperti yang dialami oleh salah satu kepala sekolah yang berhasil ditemui awak media ini, saat dirinya sedang berada dilingkungan Disdikbud Jeneponto, Rabu (09/01/2024).
Ia mengaku hendak menemui Kabid Manajemen SD, Hasanudin, namun yang bersangkutan sedang tidak berada ditempat.

“Saya hanya ingin menyampaikan kondisi gedung sekolah kami, yang mengalami kerusakan akibat puting beliung tahun lalu, dan hingga kini belum dilakukan perbaikan,” ucapnya.
Padahal, lanjutnya, kehiatan belajar mengajar harus tetap berjalan, namun dengan kondisi bangunan yang rusak dikhawatirkan terjadi hal – hal yang tidak diinginkan, tambahnya.
“Saya hanya bisa menemui Kepala Seksi Sapras, jadi saya sampaikan saja ke beliau maksud tujuan kedatangan saya ini,” ujarnya lagi.
Menanggapi hal ini, saat ditemui diruang kerjanya, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, Samsuni S.Sos., MM, dengan santai mengatakan bahwa jika kepala sekolah terlambat melaporkan data sekolahnya, maka secara otomatis tidak dapat bantuan tahun ini dan kemungkinan besar tahun depan, ucapnya.
Sementara Kabid Manajemen SD, Disdikbud Jeneponto, Hasanuddin tidak berkenan memgangkat saat dihubungi melalui telepon selular pribadinya, pesan singkatpun tidak dijawabnya.
Kuat dugaan, jarang ngantornya Hasanuddin ini ada kaitannya dengan kabar yang beredar tentang adanya ketidakharmonisan hubungan secara personal dibidang tersebut.
