Kunjungan Silaturahmi Maruarar Sirait ke Karaton Sumedang Larang dan Kampanye Sahabat Ara di Alun-alun Sumedang

0
245

Pewarta: Steven Gervan

Koran Sinar Pagi, Sumedang – Karaton Sumedang Larang (KSL) terima kunjungan Silahturahmi dari Maruarar Sirait atau yang sering disapa Bang Ara yang diterima langsung oleh Sri Radya KSL, PYM H.R.I. Lukman Soemadisoeria bersama Radya Anom KSL, YM Rd. Luky Djohari Soemawilaga, dan Panata KSL lainnya di Bale Agung Srimanganti, Minggu (04/02/2024).

Dalam perbincangan nya, Sri Radya, Radya Anom bersama Bang Ara yang membahas sejarah singkat Sumedang Larang dan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake di Bale Agung Srimanganti.

Ketika di Karaton Sumedang Larang, Radya Anom KSL yang menjelaskan sejarah Sumedang Larang mengenai Ingsun Medal, Ingsun Madangan, sejarah Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang mempunyai nilai luhur yang melahirkan nilai Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh, dan benda-benda Pusaka yang ada di Museum Prabu Geusan Ulun.

“Nilai luhur yang terkandung dalam Mahkota ini adalah nilai kasih sayang yang harus dijadikan landasan pijakan utama dalam menjalankan segala aspek kehidupan,” pungkas Luky

Selain kunjungan silaturahmi Bang Ara bersama Sahabat Ara ke Karaton, Bang Ara dan Sahabat Ara pun memiliki jadwal kampanye yang digelar di Alun-alun Sumedang untuk pasangan Calon Presiden Prabowo – Gibran yang sekaligus mendaulat R.I.Lukman Soemadisoeria sebagai Tokoh Masyarakat Sumedang.

Menanggapi hal tersebut, Luky menerangkan, “ucapan terima kasih kepada Bang Ara dan Sahabat Ara yang telah memilih R.I.Lukman Soemadisoeria sebagai tokoh masyarakat Sumedang,”

Sambutan hangat dari masyarakat Kabupaten Sumedang kepada Bang Ara dan R.I.Lukman Soemadisoeria yang memenuhi alun-alun Sumedang.

Lanjut Luky dilokasi, sebagai pribadi dan Warga Negara Indonesia, tentu Pak Lukman memiliki hak untuk menentukan pilihan, namun beliau dalam sikap personalnya membawa muatan tujuan dan visi misi kepentingan yang lebih luas untuk kemajuan kebudayaan, yang mana beliau menitipkan arahan dan pesan melalui Bang Ara untuk disampaikan kepada Calon Presiden bila terpilih tahun 2024 nanti.

“Yaitu pertama, Negara harus kembali kepada Undang Undang Dasar 1945 yang asli sebagai wujud menjaga marwah dan kemartabatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kedua yakni mendorong realisasi Rancangan Undang Undang tentang Pelestarian Adat dan Budaya Keraton se-Nusantara yang diusulkan melalui DPD RI yang ditetapkan menjadi Undang Undang, dan yang ketiga meningkatkan perhatian dan pemeliharaan dari negara terhadap Keraton-keraton se-Nusantara dalam rangka kemajuan kebudayaan,” Kata Luky

R.I. Lukman Soemadisoeria bersama Bang Ara yang duduk bersama di Panggung acara yang mengusung tema “Rukun dan Damai Kita Bersaudara” dipenuhi oleh masyarakat Sumedang untuk menyaksikan Kampanye Calon Presiden Prabowo – Gibran.

“Jadi menurut saya, Pak Lukman adalah seorang negarawan, karena tindakan personalnya menunjukkan bahwa tujuannya itu bukan untuk kepentingan pribadinya, tetapi tujuannya lebih mengutamakan kepentingan masyarakat luas, khususnya masalah kebudayaan, jadi bagi saya sikap ini harus diapresiasi,” tutup Luky dilokasi (*)