Pewarta : Anis
Kota Depok – Forum Renja ’’Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Pemerataan Layanan Pendidikan Untuk Mewujudkan Kota Depok Yang Maju, Berbudaya Dan Sejahtera’’ dihadiri Staf Ahli, Wijayanto mewakili Walikota Depok, sekaligus membuka acara Forum Renja OPD Disdik Kota Depok. Hadir juga perwakilan dari OPD, anggota Dewan Komisi D Babai Suhaimi dan berbagai perwakilan elemen masyarakat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Depok, Sutarno mengatakan langkah konkret Dinas Pendidikan dalam mengimplementasikan program, selain berbasis kerja juga berdasarkan kebutuhan yang sesuai proporsional anggaran yang tersedia.
Acara di Gelar di Pesona Square Depok lt 4, pada Jum’at, 23 Februari 2024.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Depok, Sutarno mengatakan langkah konkrit Dinas Pendidikan dalam mengimplementasikan program, selain berbasis kerja juga berdasarkan kebutuhan yang sesuai proporsional anggaran yang tersedia.
“Pelaksanaan optimalisasi layanan pendidikan secara bertahap sesuai dengan arah kebijakan, tentunya juga menampung aspirasi masyarakat dalam bidang pendidikan serta penyesuaian anggaran sehingga tepat sasaran,” papar Sutarno saat memberikan sambutan pada Forum Renja OPD Disdik Kota Depok.
Selanjutnya, optimalisasi layanan pendidikan menekankan dua sasaran, pertama meningkatkan layanan pendidikan di sekolah, dan kedua meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
“Dengan menyoroti dua hal tersebut berharap dapat berdampak lebih strategis perubahan mutu pendidikan,”ujarnya.
Kemudian, Sutarno menjelaskan akses layanan pendidikan akan dilakukan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan agar proses KBM disekolah dapat menggunakan fasilitas yang memadai sesuai standar pendidikan.
Dedangkan Kepala Disdik Kota Depok Siti Chaerijah secara virtual langsung dari Mekkah dikarenakan sedang melaksanakan Ibadah Umroh menyampaikan, agar diketahui bersama bahwa Peraturan Menteri Dalam Negeri No.86 tahun 2017 mengamanatkan pelaksanaan forum perangkat daerah sebagai forum antar pemangku kepentingan guna harmonisasi dan penyelarasan program kegiatan perangkat daerah, sesuai dengan tugas dan fungsi.
“Artinya, dengan forum ini menyelaraskan program dan kegiatan tahun 2025 yang mengarah pada peningkatan capaian dari target RPJMD Kota Depok tahun 2021-2026, di bidang pendidikan yang akan diselaraskan dengan Visi Kota Depok yakni mewujudkan Kota Depok yang maju berbudaya dan sejahtera,” ujar Siti.
Siti menegaskan, bahwa kemajuan pendidikan merupakan pilar utama bagi kesejahteraan dan kemajuan suatu bangsa dengan demikian pemerataan layanan pendidikan dan pemerataan kualitas pendidikan menjadi hal yang krusial untuk diwujudkan.
Dalah satu Prioritas pembangunan di bidang pendidikan sebagaimana tertuang dalam peraturan daerah Kota Depok nomor 9 tahun 2021 tentang RPJMD 2021-2026 yang sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 18 tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024 yaitu peningkatan pemerataan layanan pendidikan pada semua jenjang.
Ia menyebutkan, bahwa tidak satupun orang di Indonesia yang tidak boleh tidak mendapatkan pendidikan. Oleh karenanya, untuk memperoleh pendidikan tentu ada dua hal. “Diantaranya, pertama pendidikan yang di kerahkan oleh pemerintah, dan yang kedua, harus di gerakan oleh manusia itu sendiri,” ucap Babai.
Babai juga menambahkan, bahwa dengan Ayat -Ayat suci Alquran yang bersabda, yang artinya bahwa menuntut ilmu itu wajib, maka sesungguhnya perlu di sadari. “Maka ada sinergi sitas tentang bagaimana memperoleh pendidikan dan ini merupakan ajaran Agama Islam, dan saya yakin Agama lainpun sama ketika untuk memperoleh pendidikan,” pungkas Politisi PKB Kota Depok itu.
Ditempat yang sama, selaku anggota DPRD Kota Depok, Komisi D, Babai Suhaimi, sebagai Nara Sumber memaparkan, bahwa terkait pendidikan sesuai dengan tema dalam forum renja, yang dimaksud dalam Undang-undang Dasar Republik Indonesia, telah mengamanatkan kita semua khususnya pada pemerintah daerah.
“Yakni, Kota Depok, agar dapat melaksanakan penyelenggara pendidikan, berdasarkan pasal 31 ayat 3, dikatakannya bahwa, setiap warga Negara berhak untuk mendapat pendidikan,” papar Babai.
