Pewarta : Vicky Rizki
Koran Sinar Pagi , Sumedang – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Kabupaten Sumedang menegaskan,untuk menjaga keadilan dalam perdagangan dengan melakukan pengawasan secara tegas terhadap segala bentuk kecurangan.
Kepala UPTD Metrologi Sumedang, Rini Komala, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan nakal yang merugikan konsumen maupun pelaku usaha yang jujur.
“Kami terus melakukan pengawasan rutin terutama Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum(SPBU), ya intinya jangan ada niat nakal aja Pengawasan dari pihak Pertamina juga kami rasa sudah cukup ketat, dimana setiap hari dilakukan pengujian/pengecekan dengan menggunakan bejana ukur dan dilaporkan ke Pertamina” ujar Rini kepada Wartawan saat di konfirmasi via telfon whatsapp , Kamis (27/06) Pagi.
Lebih lanjut , Rini menjelaskan , bahwa Semua pelaku usaha selain SPBU. Harus memastikan bahwa alat ukur yang mereka gunakan sudah tera dan tertib sesuai dengan standar yang berlaku. “Jika ditemukan ada yang sengaja memanipulasi alat ukur untuk keuntungan pribadi, kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas,” Tegas Rini Komala
Menurut Rini, langkah tegas ini diambil untuk melindungi hak-hak konsumen dan menciptakan iklim usaha yang sehat dan adil. “Kami menghimbau kepada semua pelaku usaha untuk selalu mematuhi aturan dan melakukan tera ulang secara berkala. Jangan ada niat nakal sekali lagi saya pertegas, karena selain merugikan konsumen, hal ini juga akan merusak reputasi usaha itu sendiri,” tambahnya.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan, UPTD Metrologi Sumedang juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha tentang pentingnya menggunakan alat ukur yang sesuai standar.
Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Sumedang bisa berbelanja dengan tenang dan para pelaku usaha dapat bersaing secara sehat dan adil. UPTD Metrologi Sumedang berkomitmen untuk terus menjaga integritas dalam setiap proses pengukuran dan memastikan keadilan bagi semua pihak.













