Pewarta : Agus Lukman
Kabupaten Garut – Desa Karyamukti di Kecamatan Cibatu kabuaoten Garut Jawa Barat, menjadi saksi rangkaian kegiatan berharga bertajuk “Expo KKNM STFI 2024: Inovasi Desa Karyamukti, Inspirasi untuk Cibatu!“ yang digelar hari ini di Aula Kantor Kecamatan Cibatu.
Acara ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) STFI 2024 yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial.
Kegiatan ini dimulai dengan edukasi pencegahan thalassemia, di mana Dr. apt. Wiwin Winingsih, M.Si, Kaprodi PSSF STFI, menjelaskan pentingnya sosialisasi ini bagi masyarakat desa. “Dengan harapan bisa menggali potensi sumber daya alam di Garut, khususnya di Desa Karyamukti, kami mengadakan beberapa kegiatan seperti sosialisasi thalassemia, penanganan penyakit regeneratif, dan penanganan stunting. Kami juga ingin mensosialisasikan sertifikasi produk halal serta memberikan NIB,” ungkap Dr. Wiwin.
Dia berharap masyarakat desa Karyamukti bisa mendapatkan pengetahuan yang berguna dan mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat di kampus untuk pengembangan produk unggulan daerah.
Kegiatan ini juga mencakup skrining kesehatan gratis, bazar inovasi, serta produk UMKM lokal, menyediakan kesempatan bagi warga untuk memeriksa kesehatan mereka secara gratis dan melihat berbagai produk lokal yang inovatif. Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen STFI untuk memperluas manfaat dari program KKNM mereka ke berbagai aspek kehidupan masyarakat desa.
Kepala Desa Karyamukti, Widya Heru Kartika, menyambut baik inisiatif ini. “Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sebagai lokasi kegiatan KKN STFI Bandung. Ini adalah kali kedua kami menjadi tuan rumah, dan kami melihat adanya dampak positif yang signifikan. Mahasiswa STFI membawa banyak pengetahuan dan potensi yang bisa dikembangkan, seperti produk berbasis sumber daya alam kami seperti jahe, kopi, dan tanaman herbal lainnya,” kata Widya.
Kades Karyamukti berharap, produk-produk ini dapat menjadi unggulan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Camat Cibatu, Sardiman Tanjung, juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. “Kami menyaksikan harmonisasi dan interaksi yang sangat baik antara mahasiswa dengan masyarakat. Ini adalah kebanggaan bagi kami,” katanya.
Sardiman menambahkan harapannya kegiatan ini dapat memberikan efek bola salju positif bagi masyarakat. Potensi sumber daya alam seperti tanaman obat dan gula aren di desa kami sangat besar dan kami mendukung sepenuhnya upaya untuk mengembangkan produk-produk ini.
Dengan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, Expo KKNM STFI 2024 diharapkan dapat menjadi momentum bagi Desa Karyamukti untuk terus mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kualitas hidup warganya.
Acara ini juga menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan yang berarti.
















