Ragam

Hajat Lembur Desa Pajagan: Kolaborasi Bersama Karaton Sumedang Larang Perkenalkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake

adminsigiku.com
×

Hajat Lembur Desa Pajagan: Kolaborasi Bersama Karaton Sumedang Larang Perkenalkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Steven Gervan

Koran SINAR PAGI, Sumedang – Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, menggelar acara Hajat Lembur yang mengusung tema “Rempug Jukung Sauyunan, Ngurus Lembur Babarengan” pada hari Selasa (20/08).

Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari Karaton Sumedang Larang (KSL), yang turut memperkenalkan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, sebuah simbol kebanggaan dan warisan budaya yang menjadi sumber legitimasi terkuat bagi masyarakat Sumedang.

Sebelum acara puncak Hajat Lembur dimulai, Radya Anom Rd. Luky Djohari Soemawilaga bersama Kepala Desa Pajagan dan tokoh masyarakat setempat melaksanakan ziarah ke Situs Makam Buyut Ageung.

Kegiatan ziarah ini juga diikuti oleh warga Desa Pajagan, menandakan rasa hormat dan penghormatan kepada leluhur yang telah berjasa bagi desa tersebut.

Dalam sambutannya di acara Hajat Lembur, Radya Anom Rd. Luky Djohari Soemawilaga menyampaikan rasa syukur bisa menghadiri acara ini bersama Panata KSL.

Ia juga menjelaskan pentingnya keberadaan Sumedang Puser Budaya Sunda (SPBS) yang telah diresmikan melalui Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2020.

“Kita sebagai orang Sumedang harus bangga memiliki Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang kini menjadi sumber legitimasi terkuat,” ujarnya.

Acara ini bukan hanya menjadi momen penting bagi masyarakat Desa Pajagan tetapi juga menegaskan komitmen Karaton Sumedang Larang dalam melestarikan budaya dan sejarah Sumedang sebagai pusat kebudayaan Sunda.

Kolaborasi antara KSL dan Desa Pajagan diharapkan dapat terus mempererat ikatan budaya dan menjaga nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.