Ketua DPRD Garut Sementara, Iman Alirahman Mencoba Menerima Peserta Aksi Revisi UU Pilkada Saat Sempat Ricuh

0
433

Pewarta : Dian Gunawan

Kabupaten Garut – Aksi unjuk rasa terkait revisi Undang-Undang Pilkada di depan Gedung DPRD Kabupaten Garut berakhir ricuh pada Jumat (24/08). Massa yang berkumpul menuntut revisi UU Pilkada tersebut sempat melempar batu, sehingga memicu bentrokan dengan pihak keamanan.

Padahal, Ketua DPRD Garut Sementara, H. Iman Alirahman, telah menemui para demonstran untuk menyampaikan opsi teknis penyampaian aspirasi di ruang publik. Namun, ketegangan memuncak ketika massa bersikeras untuk masuk seluruhnya ke dalam gedung, meskipun pihak keamanan sudah mengizinkan hanya 50 perwakilan saja.

“Sebenarnya tadi sudah disampaikan bagaimana agar teknis penyampaian aspirasi berjalan dengan baik. Kami menawarkan apakah ingin di luar atau di dalam, tapi dibatasi sesuai dengan kapasitas,” jelas H. Iman Alirahman.

Namun, upaya tersebut tak menemukan kesepakatan, dan massa semakin mendesak masuk ke gedung. Situasi mulai tak terkendali ketika demonstran melempari batu, sehingga pihak keamanan terpaksa membubarkan kerumunan.

Ketua DPRD sementara itu menegaskan bahwa dirinya telah mencoba merespons aspirasi peserta aksi dengan baik. “Saya sengaja datang untuk menerima aksi ini, meskipun saya baru dari Bandung,” ucapnya.

Ia juga menekankan bahwa tindakan yang dianggap anarkis yang terjadi tidak mencerminkan perilaku mahasiswa yang ikut serta dalam aksi tersebut.

“Setiap bentuk-bentuk anarki seperti ini yang kita sayangkan. Saya yakin mahasiswa tidak seperti itu,” tegasnya.

Ia menyatakan bahwa tindak lanjut aksi ini akan bergantung pada penegak hukum. H. Iman Alirahman menyatakan bahwa pihaknya hanya bertugas menerima aspirasi tanpa mengetahui secara rinci tuntutan yang diajukan.

“Bagaimana tindak lanjutnya barangkali penegak hukum yang berwenang. Saya hanya bisa menerima aspirasi mereka,” tambahnya.

Pihak keamanan terus memantau situasi di sekitar gedung DPRD untuk memastikan keamanan pasca kericuhan ini.