Silvie Sharon Primalinda : Kirab Bukti Nyata Sumedang yang Kaya Akan Warisan Budaya

0
352

Pewarta: Vicky Rizki

Koran SINAR PAGI, Sumedang – Ribuan warga Sumedang tumpah ruah di Alun-Alun Sumedang hari ini untuk menyaksikan Kirab Alit Jamasan 7 Pusaka Inti, sebuah tradisi tahunan yang penuh makna. Acara ini diselenggarakan oleh Karaton Sumedang dan menjadi momen penting dalam upaya melestarikan budaya dan sejarah Sumedang, Kamis (05/09) Sore.

Tujuh pusaka inti yang dikirab meliputi Pedang Kimasyak, Keris Ki Dukun, Keris Panunggul Naga, Badik Curug Aul 1, Badik Curug Aul 2, serta dua Keris Nagasastra Pangeran Panembahan. Prosesi sakral ini dimulai dari Museum Prabu Geusan Ulun dan berakhir di Alun-Alun Sumedang, diiringi oleh lantunan doa dan tabuhan gamelan.

Selain dihadiri oleh tokoh-tokoh penting Karaton Sumedang seperti H.R.I. Lukman Soemadisoeria Sri Radya bersama Padmi Agung, Rd. Luky Djohari Soemawilaga Radya Anom bersama putri, dan Rd. Lily Djamhur Soemawilaga Mahapatih beserta keluarga, acara ini juga dihadiri oleh Silvie Sharon Primalinda, yang turut memberikan perhatian besar pada pelestarian budaya Sumedang.

Silvie Sharon Primalinda menyampaikan, “Kirab Alit Jamasan ini adalah bukti nyata bahwa Sumedang kaya akan warisan budaya yang harus terus dijaga. Kehadiran saya di sini adalah bentuk apresiasi dan dukungan saya terhadap upaya melestarikan tradisi ini agar generasi mendatang dapat terus merasakannya.” jelasnya kepada koransinarpagijuara.com , dijumpai di Bale Agung Srimanganti Karaton Sumedang Larang

Dengan kehadiran tokoh-tokoh penting dan antusiasme masyarakat yang luar biasa, acara ini kembali menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya Sumedang yang luhur. ***