Pewrata : Asep Suhendar
Koran SINAR PAGI, Kabupaten Bogor,- Karena panik Pengoplos gas saat didatangi wartawan kucar kacir (07/11 2024) Sekira pkl 02 dini hari saat kami team pulang dari Ciseeng secara tidak sengaja mencium bau gas yang menyengat, hal tersebut menimbulkan rasa penasaran, karena wilayah Rumpin dan sekitarnya dikenal dengan pelanggaran pengoplosan gas.
Saat diteselusuri masuk gang tepatnya dibawah kebun bambu, kp Cilangkap RT/ RW 01/01 Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.
Saat masih berkendaraan ada sebuah motor yang menyalip kendaraan kami, mungkin salah seorang mata mata. Dan benar saja waktu kami menemukan dua unit mobil bak terbuka yang penuh dengan tabung gas, salah satunya tabung subsidi tiga kilo gram, dan yang satunya tabung 12 kilogram lengkap dengan alat pengoplos dan timbangan..

Kdua unit mobil tersebut suzuki Tayo warna putih nopol F 8025 HS dan yang satunya lagi suzuki Tayo warna hitam nopol F 8182 HU.yang keduanya terdapat tulisan Bismilah di kaca depan, dalam posisi ditinggal para pleaku begitu saja.
Setelah kami cari tahu dan mengkongirmasi masyarakat, diantaranya minta nama dirahasiahkan. “Setiap mobil yang bertuliskan Bismilah, tidak salah lagi milik bos Ucup orang Kp Cikandang, Desa Kertajaya RT/RE 01/01 Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor,” ungkapnya
Setelah mendapatkan alamat pemilik mobil tersebut, Kami mendatangi alamat rumah tersebut. Namaun sayang yang bersangkutan tidak brada dirumah.
Kami team cari tau terkait kontak yang bisa terhubung sama bos gas oplosan ucup akhirnya mendapatkan dari salah seorang warga yang merahasiakan namanya.
Sampay brita ini tayang yang berhubungan blum bisa dikonfirmasi.
