Pengadaan Mobil Siags Desa Di Lingkungan Pemkab Bogor Kian Berbuntut Panjang

0

Pewarta: Frans Ganyang

Koran SINAR PAGI, Kab. Bogor,- Pengadaan mobil siaga desa di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor kuat dugaaan ditemukan banyak penyimpangan,  selain memicu kebocoran ABPD kala itu,” juga patut diduga kuat telah merugikan keuangan negara “KKN” dengan nilai yang sangat fantastis bahkan mencapai angka miliaran rupiah.

Seperti diketahui, pengadaan mobil siaga desa pada mata anggaran tahun 2016 – 2017 silam termasuk dalam program strategis pemkab, anggaran yang digelontorkanpun tidak tanggung tanggung guna mengcover proyek dimaksud,” akan tetapi, meskipun dari sisi anggaran yang sangat besar dan cukup memadai faktanya berdasarkan hasil investigasi www.koransibarpagijuara.com, disegala lini dan dipertegas dari beberapa laporan narasumber kami yang dapat dipertanggung jawabkan mengenai adanya temuan dimaksud sulit terbantahkan.

Dalam waktu dekat, pewarta dan gabungan team pegiat anti korupsi jawa barat sudah berkoordinasi dengan APH guna mengunkap indikasi dugaa carut – marut dalam pusaran pengadaan mobil siaga desa di lingkungan Pemkab Bogor yang terindikasi telah merugikan keuangan negara hingga mencapai miliaran rupiah pada periode dimaksud.

“Kita akan dorong terus dalam waktu dekat dengan data – data yang sudah kita himpun supaya agar semua penyedia /karoseri (sorum) dan para pihak yang berkompeten dan terlibat dalam program tersebut supaya dapat diperiksa dan nantinya bagi siapa saja pihak yang terlibat kita tidak mentolerir, akan kita upayakan agar mendapat perlakuan yang sama sesuai mekanisme hukum, “ujar bung TONI. SH. MH. selaku Ketua team sembari menunggu salinan SK BUPATI sebagai landasan dasar acuan mengenai laporan yang akan, “Kita tembuskan kepada KEJAGUNG /KPK RI,” tegas bung Toni